Jurgen Klopp Jordan Henderson Liverpool Wolves 2022-23Getty Images

5 Hal Krusial yang Perlu Dibenahi Jurgen Klopp Di Liverpool

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, telah mengakui bahwa ia tengah berada dalam fase terburuk dalam karier kepelatihannya.

Hal itu diutarakan Klopp pasca-Liverpool kalah mengejutkan dari Brighton 3-0 dalam lanjutan Liga Primer Inggris, medio Januari lalu.

Teraktual, kubu Merseyside Merah kembali kalah dengan skor identik, kali ini dari tuan rumah Wolverhampton.

Tersingkir dari dua kompetisi domestik, ditambah kini tercecer di urutan kesepuluh klasemen sementara liga, Liverpool berpotensi gagal ke Eropa untuk kali pertama sejak musim 2012/13!

Jika ingin membantah prediksi tersebut, Klopp punya urgensi untuk menemukan sejumlah solusi mendesak di sisa musim.

  • Virgil van Dijk Liverpool bench 2022-23Getty

    1Perombakan staf

    Di belakang layar, Liverpool telah melalui banyak hal. Dari perubahan tim transfer hingga tim medis. Sejumlah tokoh berpengaruh telah meninggalkan Anfield baru-baru ini dan tidak banyak yang bisa dilakukan Klopp untuk itu.

    Meski begitu, Klopp masih punya kekuatan di Liverpool. Pelaith asal Jerman itu memiliki otoritas dalam banyak posisi di Merseyside, termasuk jajaran pelatih, dan kini ia mungkin perlu mengubah sesuatu.

    Sejumlah sosok di belakang Klopp disebut sudah kelamaan berada di posisi yang dihuninya dan sang bos mungkin kudu bikin beberapa keputusan sulit untuk mendapatkan hasil maksimal dari skuatnya.

  • Iklan
  • Liverpool Andy Robertson Trent Alexander-Arnold Thiago Jordan Henderson 2022-23Getty

    2Resolusi lini tengah

    Tidak dapat disangkal bahwa masalah terbesar Liverpool ada di lini tengah. Trio sentral tim arahan Klopp tidak lagi mampu tampil solid.

    Apakah karena faktor usia? Jordan Henderson berusia 32 tahun, Thiago Alcantara berumur 31 tahun, dan Fabinho memasuki 29 tahun. Hal itu bisa jadi alasan bahwa mereka mungkin mulai kesulitan untuk mengaplikasikan skema permainan Klopp.

    Jika itu masalahnya, pemain baru mungkin diperlukan. Ada banyak pilihan untuk masa depan, termasuk pemain seperti Harvey Elliott dan Stefan Bajcetic. Tapi beberapa transfer jangka pendek mungkin diperlukan sampai para pemain muda siap memikul tanggung jawab lebih banyak.

  • Fabinho-Liverpool-BrightonGetty

    3Koreksi Fabinho (atau ganti!)

    Tidak ada seorang pun di lini tengah Liverpool yang bebas dari kesalahan, tapi bahkan fans Liverpool yang paling antusias pun akan mengakui bahwa Fabinho telah menjadi sorotan.

    Sempat disandingkan dengan Casemiro sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik, performa gelandang Liverpool asal Brasil itu terbilang anjlok musim ini.

    Mengapa dan bagaimana memperbaiki performa Fabinho? Terserah Klopp! Mungkin akan ada perubahan peran dari sang pemain atau perlu diistirahatkan dulu di bangku cadangan.

  • Liverpool Napoli Champions League 2022Getty Images

    4Coret Pemain Favorit!

    Klopp punya kelompok inti yang ia percaya mengisi skuat utama Liverpool. Mereka juga adalah tulang punggung The Reds yang memenangkan gelar Liga Primer Inggris dan Liga Champions, jadi Anda tidak bisa menyalahkan fakta bahwa si bos memiliki pemain favorit.

    Namun, ketika tim favorit tersebut sedang dalam performa yang buruk, Klopp mesti realistis dan melakukan yang terbaik untuk tim, bahkan jika itu berisiko mengecewakan orang-orang terdekat.

    Kini, Klopp harus berani lebih kejam. Semuanya harus dilakukan dengan maksud menyelamatkan musim, dan tidak ada lagi yang lebih penting dari itu.

  • Jurgen Klopp Cody Gakpo Liverpool Wolves 2022-23Getty Images

    5Plan B

    Setelah sekian lama di Liverpool, taktik Klopp mulai berhasil ditebak oleh tim-tim yang biasa takluk di tangan 'gegenpressing'-nya.

    Tim lawan sudah menemukan kontra strategi dari sistem permainan tim Klopp, dan sang pelatih sampai sekarang belum menemukan solusi lainnya.

    Peralihan ke formasi 4-4-2 terhitung berhasil sebelumnya, tapi mungkin kini sudah waktunya melakukan sesuatu yang lebih drastis.

    Skema bertahan dengan tiga bek sejajar, yang akan menawarkan lebih banyak perlindungan sekaligus memaksimalkan peran Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson dalam serangan, layak dipertimbangkan Klopp.