Getty/GOALBellingham menekankan para pemain Madrid akan mendukung pelatih
Xabi Alonso yang mengambil alih kendali di Santiago Bernabeu setelah kepergian Carlo Ancelotti pada musim panas, berada di bawah pengawasan ketat dalam beberapa pekan terakhir. Meski memiliki skuad yang diperkuat barisan pemain seperti Kylian Mbappe, Vinicius Jr, dan Bellingham sendiri, tim tersebut mengalami periode performa yang kurang stabil, sehingga memungkinkan rivalnya, Barcelona,
memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga. Rumor di ibu kota Spanyol mengisyaratkan adanya gesekan antara manajer dan sejumlah pemain kunci, terutama mengenai keputusan taktis dan pergantian pemain. Namun, Jude Bellingham dengan tegas membantah anggapan tersebut, serta menggambarkan tim yang kompak dan sepenuhnya percaya pada metode Alonso.
“Ketika keadaan tidak berjalan baik, banyak masalah yang dibuat-buat,” kata Bellingham menanggapi hiruk-pikuk media. “Kami tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruang ganti. Dari luar, hal itu dilihat dari perspektif lain. Kami semua bersama pelatih, tidak ada perdebatan.”
Dia menggambarkan mantan bos Bayer Leverkusen itu sebagai sosok yang membangkitkan semangat di balik layar, bukan sosok yang memecah belah seperti digambarkan di media.
“Dia sangat positif, dia memberikan pengaruh yang sangat positif dan kami sedang berupaya untuk meningkatkan performa,” tambah Bellingham. “Kami semua mendukung pelatih sampai mati.”
Getty Images SportPerspektif tentang musim ini
Narasi tentang 'krisis' di Madrid seringkali hanya berjarak satu hasil buruk, terlepas dari konteks yang lebih luas. Bellingham ingin memberikan sentuhan realita ke dalam percakapan dengan menyebutkan posisi kompetitif klub saat ini sebagai bukti jauh dari bencana seperti yang digambarkan sebagian orang.
Meski mengakui tim telah mengalami 'pasang surut' selama musim ini, dia mendesak fans dan pengamat untuk melihat fakta-fakta yang ada sebelum menuntut pemecatan.
“Kita harus melihat di mana posisi kami sekarang: di semi-final Piala Super, tertinggal empat poin dari pemimpin klasemen La Liga, dan berada di delapan besar Liga Champions,” kata Bellingham. “Bukan bencana, menurut saya. Karena ini Real Madrid, semuanya dibesar-besarkan ketika keadaan tidak berjalan dengan baik, tetapi kami ingin menjadi lebih baik.”
Menanggapi rumor Vinicius
Sebagian dari masalah yang 'dibuat-buat' berpusat pada dugaan kelompok kecil di dalam skuad, khususnya yang melibatkan Vinicius Jr. Laporan menunjukkan musim yang sulit bagi pemain Brasil itu telah menyebabkan isolasi, tetapi Bellingham menanggapi klaim ini secara langsung dengan menegaskan hubungannya dengan sang penyerang tetap kuat.
“Saya sangat akrab dengan rekan-rekan setim saya, dan dengan Vini Jr,” katanya. “Jika karena alasan apa pun Anda melihat keadaan tidak berjalan baik, kami duduk dan berbicara.”
AFPKeputusan 'jauh di atas' para pemain
Pada akhirnya, Bellingham mengakui kebisingan seputar masa depan pelatih adalah hal yang biasa di klub sebesar Madrid. Kendati bersikeras para pemain berjuang untuk Alonso, dia mengakui kekuasaan untuk merekrut dan memecat berada di tempat lain.
“Di ruang ganti, kami semua bersatu, staf pelatih dan para pemain,” tegasnya. “Keputusan-keputusan itu (tentang masa depan pelatih) diambil jauh di atas saya.”
Untuk saat ini, fokus sepenuhnya tertuju pada lapangan. Madrid berada di Arab Saudi untuk bertanding di Piala Super Spanyol, sebuah trofi yang menurut rekan setimnya, Vinicius, dapat menjadi titik balik bagi musim mereka. Meraih trofi di bulan Januari akan sangat membantu membungkam para kritikus dan memvalidasi proyek Alonso. Sebaliknya, kekalahan kemungkinan akan memperbesar volume masalah yang 'dibuat-buat' menjadi suara yang memekakkan telinga.
Iklan

