Austin Okocha Bolton Wanderers November 2003Getty Images

Jay-Jay Okocha & 10 'Transfer Gratis' Terbaik Sepanjang Masa

Bursa transfer musim panas di depan mata, sejumlah pemain berlabel bintang bakal habis kontrak di klub masing-masing dan akan tersedia secara gratis.

Perburuan untuk mengamankan jasa dari pemain-pemain seperti Christian Eriksen, Gareth Bale, atau Paul Pogba, menarik dinanti.

Sebelum itu, GOAL coba menyajikan daftar ‘transfer gratis’ terbaik sepanjang masa berikut ini:

  • michael ballack chelsea premier league 051506Getty Images

    10Michael Ballack [Chelsea]

    Ballack hijrah ke Chelsea pada 2006 usai empat musim membela Bayern Munich.

    Gelandang asal Jerman itu menikmati empat musim yang sukses bersama The Blues. Ia memenangkan total enam trofi, yakni: Liga Primer Inggris, tiga Piala FA, Piala Liga, dan Community Shield.

    Setelah di Chelsea, sang pemain kembali ke klub tempat awal kariernya, Bayer Leverkusen, pada 2010.

  • Iklan
  • Austin OKochaGetty

    9Jay-Jay Okocha [Bolton]

    Bintang asal Nigeria, Jay-Jay Okocha, dikenal dengan trik dan kretivitasnya dalam permainan. Pada awal karier, ia menikmati masa bakti di Eintracht Frankfurt dan Fenerbahce.

    Tercatat, Okocha jadi pemain asal Afrika termahal kala ia direkrut Paris Saint-Germain senilai £14 juta pada 1998. Setelah empat musim di ibu kota Prancis, ia secara mengejutkan pindah ke Bolton.

    Sang gelandang membantu The Trotters lolos dari degradasi dengan sumbangan tujuh gol pada musim debut di Liga Primer, termasuk “Goal of the Season” timnya dalam kemenangan penting melawan West Ham.

    Empat musim di Lancashire, pemilik nama lengkap Agustinus Azuka Okocha itu membawa Bolton menembus final Piala Liga dan 32 besar Piala UEFA.

  • Sol Campbell, Tottenham, ArsenalGetty Images

    8Sol Campbell [Arsenal]

    Kepindahan Sol Campbell dari Tottenham Hotspur ke rival sekota Arsenal boleh dibilang sebagai transfer paling kontroversial dalam sejarah Liga Inggris.

    Kontrak sang bek habis di Spurs, meski pihak klub menawarkan kesempatan untuk menjadi pemain dengan gaji tertinggi. Tapi, dia membelot ke The Gunners pada 2001.

    Bersama sisi merah London Utara, Campbell sukses menjuarai dua gelar Liga Primer, tiga Piala FA, dan Community Shield.

  • RAUL SCHALKEGetty Images

    7Raul Gonzalez [Schalke]

    Jelas, Raul adalah legenda Real Madrid. Pangeran Bernabeu itu mengoleksi 323 gol untuk Los Blancos dan memegang rekor sebagai penampil terbanyak dalam sejarah klub.

    Pada 2010, Raul secara mengejutkan dilepas Madrid dan Schalke memenangkan perlombaan untuk mengamankan tanda tangannya secara gratis.

    Bergabung pada usia 33 tahun, Raul membimbing Schalke ke semi-final Liga Champions. Ia mencetak 40 gol dalam 98 pertandingan selama dua tahun di Bundesliga.

  • Steve McManaman Real MadridGetty Images

    6Steve McManaman [Real Madrid]

    Setelah lebih dari satu dekade berkostum Liverpool, winger asal Inggris Steve McManaman meneken pra-kontrak dengan Real Madrid pada 1999, setelah merasa dibayar rendah dan diremehkan di Anfield.

    Macca menghabiskan empat musim di Madrid dan dengan cepat menjadi favorit fans Los Merengues.

    Bersama Madrid, pemain sayap gesit memenangkan enam trofi utama, termasuk dua gelar UCL. Aman dikatakan, Macca jadi salah satu pesepakbola Inggris tersukses yang bermain di luar negeri.

  • Esteban Cambiasso, InterGetty

    5Esteban Cambiasso [Inter Milan]

    Real Madrid merekrut Cambiasso dari River Plate pada 2002, tapi gelandang asal Argentina itu cuma dua musim di ibu kota Spanyol sebelum bergabung dengan Inter Milan pada 2004.

    Cambiasso membela Inter selama 10 tahun! Ia mencatatkan lebih dari 400 penampilan untuk Nerazzurri.

    Bersama Inter, El Chuchu memenangkan 15 trofi, termasuk lima gelar Serie A dan menjadi pilar tim asuhan Jose Mourinho kala meraih trigelar fenomenal pada musim 2009/10.

  • ANDREA PIRLO JUVENTUS CAGLIARI SERIE A 18052014Getty Images

    4Andrea Pirlo [Juventus]

    Pirlo adalah salah satu gelandang terhebat sepanjang masa, playmaker dengan visi dan akurasi operan yang luar biasa.

    Setelah satu dekade di AC Milan kala ia memenangkan dua gelar UCL, Pirlo menyeberang ke Juventus pada 2011. Kiper legendaris Juve, Gianluigi Buffon, menyebut kepindahan itu sebagai "perekrutan terbaik abad ini".

    Pada musim debut, Pirlo menjadi top assist dengan 13 operan berujung gol dan menyelesaikan 500 operan lebih banyak daripada pemain lain di Serie A.

    Gelandang flamboyan itu menghabiskan empat musim di Turin, menjalani 164 penampilan, menyumbangkan 19 gol dan 38 assist serta meraih empat scudetto. Ia sempat melatih Si Nyonya Tua pada 2020 meski terhitung gagal.

  • Paul Pogba Juventus Olympiacos Champions LeagueGetty Images

    3Paul Pogba [Juventus]

    Perpindahan Pogba dari Manchester United ke Juventus pada 2012 kayaknya harus dianggap sebagai salah satu bisnis transfer terbaik dalam sejarah. Ya, mengingat Bianconeri lalu menjualnya kembali ke United dengan rekor dunia £89,3 juta pada 2016.

    Gelandang asal Prancis itu menjalani empat tahun karier di Juve pasca-meninggalkan Setan Merah, merengkuh empat scudetto dengan total delapan trofi di Italia.

    Apakah bakal terjadi deja vu di musim panas ini?

  • Luis Enrique Barcelona 1998Getty Images

    2Luis Enrique [Barcelona]

    Enrique terlibat dalam salah satu transfer paling kontroversial dalam sejarah LaLiga kala ia bergabung dengan Barcelona dari Real Madrid pada 1996.

    Gelandang serang itu kemudian menyatakan bahwa ia merasa tidak dihargai oleh para fans Los Blancos, motivasi utama di balik desersi tersebut.

    Enrique menghabiskan delapan musim bersama raksasa Katalunya, mencetak 108 gol dalam 300 penampilan, dan sejak itu ia melatih AS Roma, Celta Vigo, Barca, dan kini bersama timnas Spanyol.

  • lewandowski(C)Getty Images

    1Robert Lewandowski [Bayern Munich]

    Transfer gratis Robert Lewandowski dari Borussia Dortmund ke Bayern Munich pada 2014 adalah pilihan utama dalam daftar ini.

    Bomber asal Polandia mencetak 25 gol pada musim debut di Bayern dan telah mencetak setidaknya 40 gol tiap musim untuk klub sejak itu! Catatan yang menjadikannya salah satu pencetak gol paling produktif sepanjang masa.

    Lewy membantu membawa Bayern meraih total 19 gelar, termasuk trofi UCL pada 2020 dan delapan gelar Bundesliga.

0