Rangkaian turnamen badminton dunia BWF World Tour berlanjut pekan ini dengan gelaran All England Open 2024. Edisi terbaru kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia itu dijadwalkan bergulir di Utiliti Arena Birmingham, Inggris, dari Selasa (12/3) ini sampai Minggu (17/3) mendatang.
Indonesia mengusung misi penting di pentas ini. Prestasi maksimal diharapkan bisa diraih untuk menjadi obat kekecewaan setelah performa kurang maksimal pada awal tahun 2024.
Dari enam turnamen BWF World Tour 2024 yang telah dimainkan, Indonesia baru meraih satu gelar juara melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di Indonesia Masters 2024. Sektor ganda putra kembali menjadi tumpuan Indonesia untuk membawa pulang gelar juara.
Dua tahun terakhir, ganda putra Indonesia selalu menjadi juara di All England. Pada 2022, pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana sukses meraih gelar, disusul Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tahun lalu.
Torehan lima gelar dalam tujuh tahun terakhir menjadi bukti ganda putra Indonesia di ajang ini. Ahsan/Hendra, Fajar/Rian, dan Fikri/Bagas siap kembali berlaga di All England 2024 untuk mempertahankan tradisi juara.
Sementara itu, sektor lain masih belum menunjukkan performa terbaiknya. Ganda campuran terakhir kali juara pada 2020 melalui Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, sedangkan tunggal putra dan putri terakhir kali mengangkat trofi pada 1994.
Kegagalan di French Open 2024 menambah tekanan bagi para pemain Indonesia. Ricky Soebagja, Kabid Binpres PP PBSI, menyentil para pemain yang mudah kalah dan berharap mereka meningkatkan penampilan di All England 2024.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)