Mantan Direktur Teknis Borussia Dortmund, Sven Mislintat (53), masih merasa heran bahwa Ciro Immobile (36), yang beberapa kali menjadi top skor Serie A, justru berubah menjadi kegagalan transfer yang mahal di BVB. Hal itu "sebenarnya mustahil," kata Mislintat, yang kini menjabat sebagai Direktur Olahraga klub divisi dua Fortuna Düsseldorf, kepada transfermarkt.de.
Getty ImagesDiterjemahkan oleh
"Itu sebenarnya mustahil": Kegagalan transfer BVB membuat Sven Mislintat tercengang
Immobile pindah dari FC Turin ke Dortmund pada tahun 2014 dengan biaya transfer sebesar 18,5 juta euro dan diharapkan dapat mengisi posisi yang ditinggalkan oleh pemain hebat. Mislintat saat itu menjabat sebagai kepala pemandu bakat di klub Kuning-Hitam dan mengenang: "Ketika kami melepas Robert Lewandowski pada 2014, dalam pencarian penggantinya kami untuk pertama kalinya mengikuti filosofi perekrutan yang berbeda dan membeli Ciro Immobile, sang raja gol Serie A, dengan tujuan bermain aman. Di Italia, ia tampil luar biasa baik sebelum maupun sesudahnya - namun di sini ia sama sekali tidak berhasil. Hal itu sebenarnya mustahil, jika melihat kemampuannya mencetak gol."
Saat itu, BVB masih dilatih oleh Jürgen Klopp dan setahun sebelumnya telah mencapai final Liga Champions. Pada masa itu, Dortmund biasanya mengandalkan pemain muda yang berpotensi berkembang dalam perekrutan baru mereka. Namun, ketika penyerang Lewandowski pindah ke Bayern tanpa biaya transfer, terjadi perubahan paradigma yang dimaksud.

Mislintat membenarkan: BVB juga sempat mengincar Sadio Mane
"Kami kehilangan Lewy dan berpikir: Kalau begitu, kami harus mendatangkan pemain yang tak bisa dikritik siapa pun," jelas Mislintat. "Pada tahun yang sama, Sadio Mane pindah dari Salzburg ke Southampton. Kami juga sudah mengincarnya, tapi akhirnya kami mendatangkan seorang raja gol dari liga lima besar, bukan dari liga Austria yang levelnya sedikit lebih rendah."
Mane berkembang pesat di Saints, pindah ke Liverpool pada 2016, dan di sana, di bawah asuhan Klopp yang saat itu sudah melatih di sana, ia menjadi salah satu penyerang terbaik di Eropa. Mislintat berkata: "Sesuai strategi yang sudah teruji, seharusnya kami mendatangkan Sadio. Hal yang kemudian kami ulangi lagi dengan pemain seperti Pierre-Emerick Aubameyang dan Ousmane Dembele."
Kesimpulan Mislintat: "Meskipun banyak yang percaya: Anda tidak bisa membeli kepastian."
Ciro Immobile meninggalkan BVB setelah satu tahun
Immobile hanya bertahan satu tahun di Borussia. Ia kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Dortmund serta tempo di Bundesliga, tidak mampu menunjukkan ketajamannya dalam mencetak gol, dan juga tidak bisa akrab dengan rekan-rekan setimnya. Hal ini tercermin, antara lain, dalam kutipannya yang terkenal, bahwa selama delapan bulan pertamanya di Dortmund, "tidak ada satu pun rekan setim yang mengundangnya ke rumah untuk makan malam". Dan yang lebih penting lagi: "Orang Jerman itu dingin, tidak ada yang bisa dilakukan."
Penyerang itu pun pindah ke FC Sevilla dengan status pinjaman pada 2015, dan setahun kemudian klub Andalusia itu membelinya secara permanen seharga sebelas juta euro. Bagi Immobile, yang empat kali menjadi top skor Serie A dan memenangkan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak Eropa pada 2020, kariernya dilanjutkan di klub-klub seperti Torino, Lazio, dan Besiktas. Sejak Januari 2026, juara Eropa 2021 ini bermain untuk Paris Saint-Germain.
Karier Ciro Immobile di BVB dalam angka
Penampilan 34 Penampilan selama 90 menit 10 Gol 10 assist 2 Kartu kuning 1

