Nottingham Forest FC v Ipswich Town FC - Premier LeagueGetty Images Sport

Ipswich Town Hormati Keputusan Sam Morsy Menolak Ban Kapten Pelangi

  • Morsy tidak memakai ban kapten pelangi
  • Menjadi satu-satunya dari 20 kapten di EPL
  • Morsy merupakan seorang muslim yang taat
  • APA YANG TERJADI?

    Sam Morsy menjadi sorotan pada akhir pekan kemarin setelah dia menolak memakai ban kapten pelangi saat Ipswich Town dikalahkan Nottingham Forest. Manajemen Ipswich menghormati keputusan pemain asal Mesir itu yang berpegang teguh kepada agamanya, Islam. Kendati demikian, manajemen menegaskan, Ipswich tetap memberikan dukungan untuk kesetaraan dan keberagaman komunitas LGBTQ+.

  • Iklan
  • GAMBARAN BESAR

    Liga Primer dan klub-klubnya mempromosikan kesetaraan dan keberagaman selama akhir pekan kemarin sebagai bagian dari kampanye Stonewall's Rainbow Laces yang merupakan bentuk dukungan kepada komunitas LGBTQ+. Morsy menjadi satu-satunya kapten yang tidak memakai ban pelangi di Liga Primer.

  • APA YANG DIKATAKAN IPSWICH?

    “Kami menghormati keputusan kapten kami Sam Morsy, yang memilih untuk tidak mengenakan ban kapten pelangi, karena keyakinan agamanya. Kami akan terus mengembangkan lingkungan di mana semua orang dihargai dan dihormati, baik di dalam maupun di luar lapangan,” demikian penjelasan Ipswich dikutip laman Mirror.

  • ENJOYED THIS STORY?

    Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

  • APA SELANJUTNYA?

    Morsy merupakan seorang muslim yang taat, dan kemungkinan besar tidak akan menjadi kapten Ipswich ketika The Tractor Boys menghadapi Crystal Palace, Rabu (4/12) dini hari WIB, karena klub menyatakan 'dengan bangga mendukung' kampanye Rainbow Laces.

    “Ipswich Town berkomitmen untuk menjadi klub yang sepenuhnya inklusif yang menyambut semua orang. Kami dengan bangga mendukung kampanye Rainbow Laces dari Liga Primer, dan mendukung komunitas LGBTQ+ dalam mempromosikan kesetaraan dan keberagaman,” tambah manajemen Ipswich.

    “Berbagai inisiatif lebih lanjut direncanakan untuk pertandingan kandang hari Selasa (Rabu dini hari WIB) dengan Crystal Palace, termasuk pengambilalihan layar lebar stadion beberapa saat sebelum kick-off.”

0