Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
cm grafica andrada inter

Diterjemahkan oleh

Inter, siapa Tobias Andrada: "permen karet", talenta River Plate yang dibandingkan dengan Valverde dalam radar Baccin

Strategi Inter untuk masa depannya akan sangat berfokus pada para pemain muda dan potensial, yang diidentifikasi melalui kerja gabungan pemantauan bakat dan data, lalu dimasukkan secara bertahap ke dalam sebuah lingkungan yang, jika memungkinkan, juga bisa memiliki klub satelit di luar negeri sebagai tempat transit.


Sebuah model pengembangan berskala luas untuk mulai menarik semakin banyak talenta yang bisa dikembangkan juga dengan perspektif tim utama. Dan di antara nama-nama pertama yang mulai dicermati direktur olahraga baru Baccin, menurut laporan di Argentina, ada pula gelandang River Plate, Tobias Andrada.


  • Dari Velez ke River

    Lahir pada 2007, gelandang tengah yang lebih mengandalkan kualitas ketimbang kuantitas, di negara asalnya ia dianggap sebagai "volante" murni dari segi tipe peran. Tumbuh di akademi Velez Sarsfield, bersama klub berjuluk V biru itulah ia menjalani debut di level profesional pada 2025.

    Tahun pertamanya di tim utama ia tutup dengan 35 penampilan, 3 gol, dan 2 assist serta juga melakoni debut di Copa Libertadores. Penampilan-penampilan itu menarik perhatian banyak klub, tetapi yang akhirnya memilih untuk bertaruh kepadanya adalah River Plate.

    Berapa nilai transfernya? Secara keseluruhan cukup terjangkau karena menurut Soydelmillo.com kesepakatan itu mencakup pembelian 66% hak atas sang pemain seharga 6 juta dolar dan opsi untuk mengakuisisi 14% tambahan di masa depan. Jadi, saat ini nilainya berawal dari 9 juta dolar.

  • Iklan
  • "Valverde yang baru"

    Pada masa di Velez, baik pelatih Guillermo Barros Schelotto maupun presiden klub Fabian Berlanga, untuk menggambarkannya, membandingkannya dengan Federico Valverde, kapten dan bintang Uruguay serta Real Madrid.

  • Permen karet

    Penggawa timnas U-20 Argentina ini juga kerap dimainkan lebih melebar dalam kariernya, sebagai mezzala kanan atau bahkan gelandang sayap, tetapi justru dalam formasi dua gelandang ia bisa menampilkan performa terbaik saat berdampingan dengan pemain yang lebih mengandalkan fisik. Ciri khasnya memang adalah tusukan vertikal atau permainan terobosan.

    CIES memasukkannya ke dalam top 10 pemain terbaik yang mampu membuat umpan maksimal 10 meter tetapi bisa melewati setidaknya tiga lawan atau lebih. Dalam daftar tersebut, posisi nomor 1 ditempati Rayan Cherki, di peringkat ketiga ada Lamine Yamal, dan di posisi ke-7 ada pemain baru Juventus Kerim Alajbegovic.

    Berkat kemampuannya menguasai bola, di Argentina ia sudah dijuluki "Chicle" oleh para suporter, yang berarti chewing gum (permen karet), karena sangat sulit merebut bola dari kakinya.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google