Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

CM Grafica Chivu Inter Scudetto 16 9Getty Images/Calciomercato

Diterjemahkan oleh

Inter sepekan jelang kick-off: apa yang berjalan dan apa yang tidak berjalan, antara lapangan dan bursa transfer

Tujuh hari menuju saat X. Inter asuhan Cristian Chivu, yang akan menjalani laga uji coba Ferragosto melawan Real Betis, turun ke lapangan untuk tes terakhir sebelum debut resmi musim ini, yang dijadwalkan pada Sabtu 22 Agustus pukul 18.30 waktu setempat di kandang, San Siro, melawan Monza yang baru promosi dan kembali ke Serie A setelah perjalanan panjang yang berujung pada kemenangan di playoff Serie B. Laga pembuka yang tak boleh gagal untuk memulai lagi tepat dari titik saat Inter mengakhirinya, yakni dengan meraih double di Italia dan dengan target yang sudah dinyatakan untuk meningkatkan secara signifikan perjalanan di Liga Champions.


Mari kita lihat, sepekan jelang kick-off, apa yang berjalan dan apa yang tidak berjalan antara lapangan dan bursa transfer.


  • LAPANGAN, APA YANG BERJALAN BAIK

    Inter racikan Cristian Chivu, meski revolusi yang diumumkan dan banyak dibahas, sekali lagi memulai dari kepastian 3-5-2 yang diwarisi dan sudah lama dipahami seluruh ruang ganti. Laga-laga uji coba, terutama yang digelar dalam tur Asia, memperlihatkan tim yang bugar dan punya ide taktik yang jelas. Masuknya Aleksandar Stankovic sebagai alternatif di posisi regista untuk Calhanoglu mulai menunjukkan hasil dan berbicara soal kepastian, Federico Dimarco juga tampaknya sudah kembali ke kondisi untuk kompetisi. Eksperimen mengubah Andy Diouf menjadi pemain sayap yang menyisir seluruh lapangan juga berjalan sangat baik, sejauh ini banyak gol dan aksi ofensif darinya.

  • Iklan
  • LAPANGAN, APA YANG TIDAK BERJALAN

    Tentu saja, setidaknya sampai saat ini, yang tidak berjalan adalah fakta bahwa duet penyerang utama belum memainkan satu menit pun pertandingan. Lautaro dan Thuram kembali sangat terlambat usai Piala Dunia dan terutama ada tanda tanya soal pemain Prancis itu, yang hanya bermain 1 menit bersama Prancis karena beberapa masalah fisik kecil.

    Selain itu, baik Luis Henrique maupun Carlos Augusto juga tidak tampil efektif, dengan yang terakhir kini turun posisi menjadi alternatif bagi Bastoni tetapi kerap hilang fokus dalam fase bertahan. Pada akhirnya, kondisi fisik Pio Esposito belum memungkinkannya untuk kembali tajam seperti sepanjang musim lalu, ia akan membutuhkan sedikit waktu, tetapi seperti dikatakan di awal, masih akan menjadi tugasnya untuk memimpin lini serang Inter pada laga debut.

  • BURSA TRANSFER, APA YANG BERJALAN BAIK

    Inter membutuhkan satu gebrakan di lini belakang dan satu di sektor sayap untuk menggantikan Dumfries, dan dua tambahan berkualitas sangat tinggi pun datang, yakni John Stones (gratis) dan Djed Spence (35 juta dari Tottenham). Berkat mereka dan kembalinya Pavard, skuad secara jumlah bisa dibilang sudah lengkap. Selain itu, lini tengah juga diperkuat dengan kembalinya Stankovic yang bisa menjamin masa depan bahkan jika Calhanoglu harus mengucapkan selamat tinggal pada akhir musim depan.

    Terakhir, Bisseck dan Pio Esposito sudah mencapai kesepakatan masing-masing (yang pertama sudah resmi, yang kedua belum) untuk memperpanjang kontrak mereka dan menjamin keberlanjutan proyek yang telah disusun untuk keduanya.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • BURSA TRANSFER: APA YANG TIDAK BERJALAN

    Inter tidak panik, tetapi kesulitannya memang ada, dan banyak, baik untuk pemain masuk, tetapi terutama untuk pemain keluar. Palestra tetap menjadi noda buruk dan luka terbuka yang untuk sementara berhasil dijahit kembali oleh Spence. Romero yang diburu lama pada akhirnya tidak datang, dan untuk Khalaili itu lebih karena faktor sial daripada hal lain, tetapi hal tersebut memaksa Inter beralih ke rencana C di sisi sayap.

    Untuk pemain keluar, alih-alih 30 juta yang diperkirakan, Inter hanya mengantongi 5 juta dari Frattesi, sekaligus menyisakan keraguan soal kemungkinan kembalinya gelandang Italia itu ke Milan pada akhir tahun. Terakhir, Asllani dan Pavard juga masih ada dalam skuad, dua pemain yang lama dianggap di luar proyek dan yang membuat klub kesulitan mencarikan pelabuhan baru untuk mereka (dan pada akhirnya pemain Prancis itu akan bertahan).