Laga yang sarat beban psikologis bakal dilakoni Inter Milan kala menjamu Benfica dalam pertandingan leg kedua perempat-final Liga Champions. Sempat digadang menunjukkan kebangkitan usai membekap Benfica di leg pertama, Inter justru dipermalukan tim promosi Monza di Giuseppe Meazza di kompetisi domestik.
Beban mental makin bertambah setelah rival satu kota, AC Milan, berhasil merebut tiket ke semi-final. Rossoneri kini menunggu kedatangan Inter di empat besar, dan itu sangat diharapkan fans mereka.
Kehadiran sekitar 75 ribu suporter bisa menjadi dua mata pisau berbeda. Di satu sisi, itu bisa menjadi dukungan moril yang positif. Sedangkan di sisi lain, puluhan ribu fans bisa menjadi tekanan di tengah hasil negatif tim besuta Simone Inzaghi.
Situasi makin runyam, karena adanya keributan antara Andre Onana dan Marcelo Brozovic yang harus dipisahkan rekan satu tim. Insiden itu memperlihatkan adanya ketegangan di internal tim. Meski telah mengantongi kemenangan di pertemuan pertama, itu tidak bisa menjadi garansi Inter akan melenggang dengan mudah.
Inter pun kini berharap Benfica tidak mengalami kebangkitan setelah menelan tiga kekalahan beruntun, satu di antaranya dari Nerazzurri. Torehan tim besutan Roger Schmidt ini bertolak belakang dibandingkan sebelumnya.
Walau tertinggal dua gol, Benfica masih menyimpan keyakinan mereka bisa mengatasi Inter di hadapan pendukungnya sendiri. Benfica juga menginginkan tampil di semi-final Liga Champions untuk kali pertama. Tentunya duel nanti akan memperlihatkan pertarungan menarik.




