FBL-ITA-SERIEA-INTER-SCUDETTO-TROPHYAFP

Diterjemahkan oleh

Inter Milan membuka peluang untuk melepas Bastoni ke Real Madrid

Inter Milan membuka peluang bagi bek timnas Alessandro Bastoni untuk hengkang selama bursa transfer musim panas ini, dengan syarat mendapatkan 70 juta euro agar bersedia melepas kontraknya.

Pemain berusia 27 tahun ini memiliki karier yang gemilang, termasuk meraih tiga gelar Serie A, serta tiga gelar di Coppa Italia dan Supercoppa Italiana, ditambah gelar Piala Eropa 2020 bersama tim nasional Italia. Hal ini membuatnya berada dalam kondisi siap dan matang untuk mengambil langkah besar berikutnya dengan pindah dari Milan ke Madrid, yang menjadi sorotan utama dalam situasi kariernya saat ini.

  • Radar Mourinho

    Menurut surat kabar Spanyol "AS", bek Inter Milan tersebut masuk dengan kuat ke dalam daftar pilihan pelatih asal Portugal, José Mourinho, pada masa jabatannya yang kedua bersama Real Madrid. Mourinho menunjukkan kekaguman yang besar terhadap kemampuan sang pemain, didasari oleh pengetahuannya yang mendalam mengenai syarat-syarat kesuksesan di klub Italia tersebut, terutama setelah Bastoni mengakhiri musim ini sebagai juara Italia di bawah asuhan pelatih Christian Chievo.

    Penampilan luar biasa yang ditunjukkan Bastoni beberapa bulan lalu telah membuat pemain ini masuk dalam radar FC Barcelona, namun manajemen Inter Milan bersikap tegas terhadap klub Catalan tersebut sejak awal dan memberi tahu mereka bahwa negosiasi tidak akan dimulai dengan tawaran di bawah 70 juta euro.

    Karena Barcelona tidak berada dalam kondisi keuangan yang ideal untuk membayar jumlah tersebut, mereka belum mengajukan tawaran resmi apa pun; sebaliknya, Nerazzurri tidak menunjukkan tanda-tanda terburu-buru atau keinginan untuk melepas salah satu bek kaki kiri terbaik mereka, terutama karena ia terikat kontrak hingga Juni 2028 dengan gaji tahunan sekitar 5,5 juta euro.

  • Iklan
  • Gerakan di balik layar

    Meja perundingan antara kedua belah pihak akan dibuka jika Real Madrid menunjukkan kesiapan yang sungguh-sungguh untuk memenuhi tuntutan finansial Inter Milan, berbeda dengan Barcelona, Hubungan antara kedua klub saat ini diwarnai dengan komunikasi yang terus-menerus untuk mengatur transfer pemain Denzel Dumfries ke Spanyol melalui aktivasi klausul penalti sebesar 20 juta euro yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.

    Selain itu, beberapa hari terakhir ini digelar pertandingan amal “Legenda Solidaritas” di Stadion Santiago Bernabéu yang mempertemukan para legenda kedua tim, yang dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengadakan pertemuan ramah tamah antara Presiden Florentino Pérez dan Beppe Marotta.

    Perkiraan menunjukkan bahwa pertemuan tersebut menjadi ajang pengukuran awal terkait Bastoni, yang mengalami masa-masa sulit pada musim di mana ia meraih dua gelar bersama Inter Milan, akibat kritik yang muncul setelah pengusiran pemain Juventus Pierre Kalulu serta kontroversi seputar perilaku bek Nerazzurri tersebut, meskipun demikian, sang pemain mendapat dukungan penuh dari manajemen klub dan staf pelatihnya, yang turut memperkuat tekadnya untuk tetap bertahan bersama tim.

  • Sikap Bastoni

    Sudah pasti Inter Milan tidak akan mampu menolak negosiasi jika Mourinho berhasil meyakinkan manajemen Real Madrid untuk merekrut Bastoni, sama halnya dengan sang bek sendiri yang akan sulit menolak tawaran tersebut.

    Meskipun Bastoni sangat ingin melanjutkan kariernya di Serie A dan Liga Champions di bawah asuhan pelatih Keivo, godaan untuk mengenakan seragam Real Madrid sebagai salah satu klub terbesar di dunia mungkin akan lebih kuat. Dengan pertimbangan tersebut, Inter Milan telah mengirimkan pesan yang jelas bahwa tidak ada ruang untuk negosiasi penurunan harga.