cm grafica marello

Diterjemahkan oleh

Inter mengincar Marello: siapa pemain kelahiran 2008 yang memiliki kaki kiri seperti Dimarco ini?

Prospeknya sudah jelas bagi semua orang, tetapi beberapa bulan kemudian, setelah melihat penampilannya bersama Inter, dapat dikatakan bahwa Nerazzurri telah melakukan langkah yang tepat dengan merekrut Mattia Marello, pemain kelahiran 2008 yang direbut Inter dari Udinese musim panas lalu, dengan pembayaran sekitar 1 juta euro sebagai gaji pokok, angka yang dapat meningkat hingga 4 juta euro berkat bonus. Investasi yang tidak main-main, namun sudah mulai membuahkan hasil, mengingat mereka yang mengamatinya setiap hari yakin bahwa Marello akan mampu bermain di level yang baik. Musim ini, pemain sayap kiri tersebut hampir selalu menjadi starter di tim Primavera asuhan Benito Carbone, sebuah lingkungan yang mulai terasa sempit baginya, hingga mendorong Inter untuk mulai memikirkan masa depannya. 


  • MOTIVASI BARU YANG HARUS DITEMUKAN

    Dunia tim Primavera sudah tidak asing lagi bagi Marello sejak ia berusia 15 tahun; dengan seragam Udinese, pemain sayap ini memang melesat cepat dan mulai bermain bersama para senior sejak usia sangat muda. Wajar jika kita berasumsi bahwa pemain kelahiran 2008 ini kini siap untuk melangkah ke level berikutnya, atau setidaknya mengharapkannya, sekadar demi motivasi. Jika tetap di Udinese, Marello pasti sudah bisa merasakan dunia profesional jauh lebih awal. Namun, dengan menerima tawaran Inter, sang bek memilih jalur yang berbeda, yang lebih memuaskan secara finansial tetapi dengan perkembangan yang lebih bertahap. 


  • Iklan
  • FITUR-FITUR

    Di Viale della Liberazione, mereka yakin bahwa tahun depan Marello bisa tampil sangat baik di tim U-23, bersaing di level profesional, dan berlatih lebih sering bersama tim utama. Tapi, pemain seperti apa yang kita bicarakan? Apa saja kelebihan utamanya? Inter memilihnya karena kualitas tendangan kaki kirinya, kemampuan yang terutama dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak orang membandingkannya dengan Federico Dimarco. Memang, umpan silang Marello selalu menjamin kualitas bola, namun tentu saja perlu dibuat perbedaan yang tepat dengan Dimarco, yang bagaimanapun adalah pemain yang cukup berbeda, meskipun kualitas kaki kirinya memang menjadi kesamaan di antara keduanya. Marello adalah pemain sayap dengan fisik yang sangat baik dan kemampuan aerobik yang bagus, lebih berperan sebagai bek sayap daripada gelandang bertahan. Liga Utama dan Youth League (di mana ia mencetak 5 assist dan satu gol dalam 9 pertandingan yang dimainkan) telah membuktikan kemajuan lebih lanjut, kini tugas Inter adalah memfasilitasi pertumbuhannya dan masuknya ke tim profesional. 



  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google