Goal Indonesia
Mario Sonatha1Yevhen Bokhashvili (Persipura)
Bagi Yevhen, Persipura merupakan klub kedua Indonesia yang dibelanya. Sebelumnya, pesepakbola berusia 28 tahun tersebut memperkuat PSS, pada Liga 1 2019.
Pada musim itu, Yevhen tampil trengginas bersama PSS. Ia berhasil menjadi topskor Super Elang Jawa, dengan menorehkan 16 gol dari 33 pertandingan di Liga 1.
Arema2Diego Michiels (Arema FC)
Pengalaman Diego di pentas sepakbola nasional, merupakan satu di antara alasan Arema FC merekrutnya. Pemain berusia 31 tahun tersebut didatangkan Singo Edan, usai kontraknya di Borneo FC berakhir.
Diego diharapkan membimbing para pemain muda Arema FC. Kehadiran pesepakbola berdarah Belanda tersebut juga membuat lini belakang pasukan Eduardo Almeida makin kukuh untuk menahan gempuran dari lawan yang dihadapi.
PT. LIB3Irfan Jaya (PSS)
Sempat dibidik beberapa klub Tanah Air, usai kontraknya berakhir di Persebaya, Irfan memilih gabung dengan PSS di musim ini. Ia menyebut Super Elang Jawa, yang paling serius untuk mendaratkannya.
Masuknya Irfan, menambah warna di lini serang PSS. Permainan yang lincah dan penuh semangat kerap kali membuat bek lawan kerepotan menghentikannya, ia pun membantu pasukan Dejan Antonic merebut peringkat ketiga di Piala Menpora 2021.
MAK4Anderson Salles (Bhayangkara FC)
Bukan cuma piawai dalam menjaga pertahanan. Menepati posisi sebagai bek, Salles punya kehebatan mencetak gol ke gawang lawan lewat tendangan bebas dan juga punya akurasi umpan yang brilian.
Sempat hengkang dari Bhayangkara FC pada musim lalu, Salles akhirnya datang kembali di musim ini. Kehadiran pemain asal Brasil tersebut menambah kekuatan The Guardian dalam mengarungi Liga 1 2021/22.
Media Persija5Yann Motta (Persija)
Performa Yann sempat diragukan karena melakukan blunder pada pertandingan pertama Piala Menpora 2021. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu ia mampu membuktikan kualitasnya.
Yann tampil konsisten dalam menjaga lini pertahanan Persija di Piala Menpora 2021. Akhirnya, ia membantu Macan Kemayoran merengkuh gelar turnamen pramusim tersebut setelah mengalahkan Persib dengan agregat 4-1.
Madura United6Hugo Gomes (Madura United)
Pemain yang karib disapa Jaja tersebut memiliki catatan gemilang bersama timnas Brasil U-20. Ia membawa negaranya itu meraih predikat runner-up Piala Dunia U-20, pada 2015.
Fakta tersebut membuktikan Jaja merupakan pemain yang berkualitas. Timnas Brasil U-20 pasti sangat selektif dalam memilih nama yang dibawa untuk ambil bagian di Piala Dunia U-20 tersebut.
Persebaya Official7Alie Sesay (Persebaya)
Bila menilik rekam jejaknya, kualitas Sesay tidak perlu diragukan. Bek berusia 27 tahun tersebut merupakan jebolan akademi Arsenal, dan pernah membela Leicester City selama tiga periode yakni pada 2013 hingga 2016.
Pengalaman tersebut menjadi modal berharga untuk Sesay, dalam mengarungi Liga 1 musim ini bersama Persebaya. Diyakini ia membuat lini belakang Bajul Ijo, menjadi sulit ditembus oleh lawan-lawan yang dihadapi.
Mahaka Sports8Boaz Solossa (Borneo FC)
Pengabdian Boaz, dengan Persipura harus berakhir pada musim ini. Ia bersama Yustinus Pae, didepak dari skuad Mutiara Hitam, lantaran tindakan indisipliner yang dilakukan berulang kali.
Dicoretnya Boaz dari Persipura, membuat sejumlah klub Tanah Air, berlomba-lomba untuk merekrutnya. Namun, ia memilih berlabuh di Borneo FC karena faktor kedekatan dengan sang pemilik Nabil Husein dan sudah pernah membela klub tersebut pada Piala Presiden 2015 serta 2018.
Persib9Marc Klok (Persib)
Tak ada yang menyangka, Klok bakal berlabuh di Persib pada musim ini. Pesepakbola berdarah Belanda tersebut sebelumnya membela Persija, yang merupakan seteru kental dari Maung Bandung.
Bukan itu saja, di Persija Klok juga baru mempersembahkan gelar Piala Menpora 2021. Akan tetapi, karena satu dan lain hal yang tidak disepakati dengan Macan Kemayoran, ia memutuskan hengkang ke Persib.
Goal / Abi Yazid10Evan Dimas (Bhayangkara FC)
Memperkuat Bhayangkara FC bukan pengalaman baru untuk Evan. Pada 2017, ia membela The Guardian, dan berhasil mempersembahkan gelar juara Liga 1 untuk pertama kalinya sejak kesebelasan tersebut berdiri.
Setelah itu, Evan berpindah-pindah klub dengan memperkuat Selangor FA, Barito Putera dan Persija Jakarta. Namun, pada awal Maret tahun ini, gelandang berusia 26 tahun tersebut memutuskan kembali ke Bhayangkara FC.
Iklan