Badai Harry Kane melanda Republik Demokratik Kongo dan memupus impian kejayaan para pemain Afrika. Dua gol yang dicetak penyerang Bayern Munich itu membawa Inggris menang 2-1, sehingga lolos dari babak 16 besar ke babak 8 besar, di mana mereka akan menghadapi Meksiko dalam pertandingan yang akan digelar pada 5 Juli mendatang.
Misi pun tercapai bagi tim asuhan Tuchel, meski dengan kesulitan besar. Setelah 7 menit, Tiga Singa sudah tertinggal akibat gol spektakuler Cipenda yang terus membuat mereka kewalahan sepanjang pertandingan dan memanfaatkan kesalahan kecil Pickford. Tim Inggris goyah, nyaris dilanda kegugupan, namun kemudian mulai menghujani gawang lawan dengan tembakan-tembakan. Namun, di sini mereka menghadapi Mpasi yang tampil luar biasa dan menepis semua tembakan. Di babak kedua, pergantian pemain membalikkan keadaan dan, terutama, Harry Kane—yang hingga saat itu kurang tajam—naik ke panggung utama. Dua golnya dalam 15 menit terakhir menutup pertandingan dan memastikan timnas Inggris melaju ke babak berikutnya. Tim Kongo keluar lapangan diiringi tepuk tangan; setelah satu jam bermain di level tinggi, mereka mulai kelelahan dan performa mereka menurun drastis. Tuchel berhasil meloloskan timnya ke babak selanjutnya, namun ia harus berterima kasih kepada bintang utamanya: 5 gol di Piala Dunia ini, 72 gol sepanjang musim, dan peluangnya untuk meraih Ballon d’Or semakin nyata.


