Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Norway v Senegal: Group I - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Ikut Campur Urusan Teknis: Bagaimana Fakta Sebenarnya soal Pengusiran Mendy dari Al-Ahli Saudi?

Masa depan penjaga gawang asal Senegal, Edouard Mendy, bersama Al-Ahli Saudi menjadi bahan perdebatan dalam beberapa hari terakhir, setelah kiper veteran tersebut masuk dalam lingkaran pemberitaan yang menyebut adanya keinginan untuk melepasnya dari skuad "Ar-Raqi" pada bursa transfer musim panas yang tengah berlangsung, meskipun sang pemain masih terikat kontrak dengan klub.

Kisah ini tidak berhenti sebatas adanya ketertarikan untuk melepas sang kiper, tetapi juga dikaitkan dengan laporan-laporan yang menyebut adanya perselisihan internal serta cara Mendy menangani sejumlah urusan terkait tim. Hal itu membuat namanya begitu menonjol di balik layar Al-Ahli, dan membuka pintu bagi berbagai pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam klub.

  • Tuduhan Ikut Campur dalam Urusan Teknis

    Narasi paling mengejutkan adalah bahwa Roy Pedro, direktur olahraga Al Ahli, menginginkan kepergian Mendy, karena keyakinannya bahwa sang penjaga gawang mencampuri urusan teknis yang melampaui perannya sebagai pemain di dalam tim.

    Baca juga: Bagaimana bursa transfer Arab Saudi mengendalikan kesepakatan Rodri dan Barcelona?

    Menurut kabar yang beredar, situasi Mendy tidak terkait dengan penampilannya di dalam lapangan, melainkan dengan cara ia menangani sejumlah urusan khusus tim, hal yang membuka pintu bagi pembicaraan mengenai kemungkinan mengakhiri petualangannya bersama Al Ahli meski kontraknya masih berjalan.

    Namun narasi ini tetap dalam kerangka laporan yang beredar, terutama karena hingga kini belum ada sikap resmi dari Al Ahli maupun Mendy yang menegaskan adanya perselisihan langsung antara kedua belah pihak.

  • Iklan
  • Belgium v Senegal: Round Of 32 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

    Aksi Mendy Memantik Kontroversi

    Di sisi lain, Mendy berbicara dengan sejumlah pemain berpengalaman dan berjiwa kepemimpinan di dalam ruang ganti Al-Ahli terkait kebutuhan tim selama periode transfer musim panas.

    Manuver sang kiper itu muncul dalam konteks pembahasan kebutuhan tim, khususnya di posisi lini tengah, di mana sejumlah pemain meminta manajemen untuk mendatangkan pemain asing baru yang mampu memperkuat posisi tersebut setelah kepergian Franck Kessié.

    Dari sinilah muncul perdebatan mengenai apakah langkah Mendy hanyalah pembicaraan wajar antara pemain tim dan seorang kapten di dalam ruang ganti, atau justru sudah melampaui batas yang diperbolehkan bagi seorang pemain, dan itulah poin yang kini menjadi pusat pembicaraan tentang masa depannya.

  • Al Ahly mengakhiri perdebatan

    Di sisi lain, muncul versi yang sama sekali berbeda dari surat kabar Saudi "Okaz", yang menegaskan bahwa Edouard Mendy adalah garis merah di dalam Al Ahli, dan bahwa sang kiper akan bertahan bersama tim hingga tahun 2030.

    Versi ini jelas bertentangan dengan kabar yang menyebut adanya keinginan manajemen untuk melepas sang kiper, serta memberikan Mendy tingkat stabilitas yang lebih besar menjelang dimulainya musim baru.



    Di antara versi yang berbicara tentang perselisihan akibat campur tangan dalam urusan teknis, dan versi lain yang menegaskan bahwa sang kiper akan bertahan hingga 2030, posisi Mendy masih tetap kabur hingga saat ini, terutama di tengah belum adanya komentar resmi dari Al Ahli maupun sang pemain untuk mengakhiri perdebatan dan menghentikan spekulasi seputar masa depan salah satu elemen terpenting tim.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google