Tottenham Hotspur v Arsenal - Premier LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Igor Tudor mengakui bahwa peran di Tottenham merupakan tantangan terbesar dalam kariernya, saat pelatih asal Kroasia ini berusaha membawa Spurs keluar dari zona degradasi

  • Tudor yakin kerja keras dapat mengubah nasib klub.

    Tudor berada di bangku cadangan untuk pertama kalinya saat Spurs kembali dihancurkan oleh rival mereka dari utara London. Kekalahan debut yang menyakitkan di kandang melawan rival Arsenal memperpanjang rentetan tanpa kemenangan Tottenham di liga menjadi sembilan pertandingan dan membuat mereka hanya meraih dua kemenangan dari 18 pertandingan terakhir di divisi tersebut. Keputusan untuk menunjuk Tudor tidak luput dari kritik, karena klub berada dalam keadaan yang tidak stabil setelah kepergian Thomas Frank. Mantan pelatih Juventus itu mengakui bahwa peran tersebut lebih sulit dari yang diharapkan, tetapi yakin bahwa kerja keras di lapangan latihan dapat membalikkan nasib klub sebelum perjalanan ke Fulham di London pada Minggu mendatang.

  • Iklan
  • Tottenham Hotspur v Arsenal - Premier LeagueGetty Images Sport

    "Ini bahkan menjadi tantangan yang lebih besar."

    Ketika ditanya apakah ini adalah misi penyelamatan terbesar yang pernah dilakukannya, Tudor menjawab: "Mungkin, jika saya melihat dan mengenali kesulitan yang ada, mungkin ya. Ini bahkan tantangan yang lebih besar, motivasi yang lebih besar untuk melakukannya, dan kami melakukannya."

    Meskipun prospeknya suram, Tudor tetap teguh, menyatakan: "Mungkin ya. Ya, sangat sulit, tapi seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak mengubah pendapat saya, begitulah adanya, jadi, kerja harian, fokus, meningkatkan segala hal yang perlu kita lakukan, kondisi fisik, kepercayaan diri mental, performa, dan menunggu para pemain kembali. Kita perlu fokus pada diri kita sendiri, apa yang bisa kita lakukan, kurang memikirkan orang lain, itu selalu baik dan akan baik."

  • Misi bertahan hidup dimulai sekarang

    Spurs saat ini berada di peringkat ke-16, hanya empat poin di atas zona degradasi dengan 11 pertandingan tersisa. Masa depan Spurs di Premier League terancam setelah rentetan hasil buruk selama bulan-bulan musim dingin membuat klub London ini terancam degradasi ke Championship. Tudor bertekad untuk mengabaikan segala gangguan eksternal agar skuadnya tetap fokus pada perjuangan bertahan.

    "Kita harus fokus pada diri kita sendiri, apa yang bisa kita lakukan, dan kurang memikirkan orang lain. Itu selalu baik dan akan baik," kata Tudor.

    Meskipun mengalami kesulitan di kompetisi domestik, Spurs akan mengetahui lawan mereka di babak 16 besar Liga Champions pada Jumat. Namun, Tudor berjanji tidak akan membuang energi untuk potensi pertandingan melawan raksasa Eropa seperti Atletico Madrid atau Galatasaray karena posisi klub yang rapuh di klasemen liga. Pelatih interim ini tetap fokus hingga keselamatan secara matematis terjamin.

    "Saya tidak terlalu memikirkan undian. Jika Anda bertanya apakah saya mengharapkan undian besok, itu tidak akan mengubah apa pun bagi saya," tambah Tudor.

  • Tottenham Hotspur v Arsenal - Premier LeagueGetty Images Sport

    Kembalinya Danso dan Porro ke Craven Cottage

    Prioritasnya tetap jelas: meraih poin di kasta tertinggi liga domestik. Pelatih Kroasia tersebut akan mendapat dorongan dengan kembalinya bek Kevin Danso dan full-back Pedro Porro untuk laga krusial di Craven Cottage pada Minggu, yang akan memberikan kedalaman yang sangat dibutuhkan bagi barisan belakang yang sedang kesulitan. 

    Duo yang kembali ini berpotensi bermain bersama Micky van de Ven, yang mendapat kritikan pekan ini setelah sebuah video di media sosial menyiratkan bahwa bek tengah Belanda itu mengabaikan instruksi Tudor untuk maju ke depan selama kekalahan melawan Arsenal. 

    Tudor menegaskan kembali komitmennya pada gaya bermain agresif, meskipun skuad saat ini kesulitan beradaptasi.

    "Kami ingin bermain menyerang karena kami ingin memiliki gaya permainan di mana kami menekan tinggi, tetapi saat ini hal itu terlalu berat bagi mereka, jadi itulah mengapa saya sedikit frustrasi, tetapi ini adalah bagian dari prosesnya," ujarnya.

0