Wasit Slavko Vincic mengeluarkan Camavinga dari lapangan dengan kartu kuning-merah pada menit ke-86 dalam leg kedua perempat final Liga Champions pada Rabu malam, saat skor 3-2 untuk Real. Tampaknya wasit asal Slovenia itu awalnya tidak menyadari bahwa Camavinga sudah mendapat kartu kuning, dan sebenarnya ia hanya ingin memberikan kartu kuning kepada gelandang Real tersebut. Ketika beberapa detik kemudian ia menyadari bahwa Camavinga sudah mendapat kartu kuning, Vincic tidak bisa lagi menghindar untuk menunjukkan kartu kuning-merah.
"Jika dia tidak menyadarinya (bahwa Camavinga sudah mendapat kartu kuning, red.), maka itu murni kartu kuning, karena dia memang ingin memberikannya," tegas Eberl kepada DAZN setelah peluit akhir dibunyikan. "Jika dia tidak memberikannya karena mengira pemain itu sudah mendapat kartu kuning ... Tapi dalam kasus ini: murni kartu kuning."






