Xhaka kembali menjadi pusat permainan saat Swiss menundukkan Aljazair 2-0 di babak 32 besar Piala Dunia. Meski gol dicetak Breel Embolo dan Dan Ndoye, kapten Swiss itu mengendalikan tempo pertandingan dan memastikan timnya tampil solid sepanjang laga.
Laga tersebut juga menjadi momen spesial bagi gelandang berusia 33 tahun itu karena menandai penampilan internasionalnya yang ke-150. Klubnya, Sunderland, turut menyoroti pencapaian tersebut melalui media sosial saat Swiss memastikan tempat di babak 16 besar.
Xhaka mencatat 85 sentuhan, melepaskan 70 umpan dengan akurasi 87 persen, serta memenangi mayoritas duel individunya. Kemenangan itu juga mengakhiri penantian panjang Swiss untuk meraih kemenangan fase gugur Piala Dunia pertama sejak 1938.