Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Germany v Curacao: Group E - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Gol dan penampilan paruh waktu: Pakar Piala Dunia Thomas Müller mengalami debut musim yang sangat aneh

Baru pada Selasa malam, sang juara dunia 2014 itu masih duduk di stadion menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia yang penuh drama antara Swiss dan Kolombia (4:3 lewat adu penalti). Pertandingan tersebut berlangsung tepat di Vancouver, kota yang menjadi “rumah kedua” Müller dalam karier olahraganya. Karena ia melewatkan sebagian besar masa persiapan akibat kesibukannya di depan kamera untuk Magenta TV, ia pun—seperti yang sudah diperkirakan—tidak masuk dalam susunan pemain inti pada leg pertama perempat final Canadian Championship melawan Cavalry FC.

  • Bagi legenda Bayern tersebut, karena absennya di babak pertama akibat jadwal siaran TV, awalnya hanya direncanakan untuk berperan sebagai pemain pengganti andalan. Saat Müller memasuki lapangan pada babak kedua dengan skor 1:1, ia langsung menunjukkan performa terbaiknya: Pada menit ke-62, pemain berpengalaman ini mencetak gol yang sangat dirayakan untuk membawa tim Kanada memimpin.

    Namun, penampilannya itu tak berlangsung lama. Karena kondisi fisiknya belum cukup prima untuk bermain selama 45 menit penuh di babak kedua setelah kelelahan akibat perjalanan yang melelahkan, ia pun diganti pada menit ke-72.

    Meskipun Vancouver kemudian memenangkan pertandingan dengan meyakinkan 4:1 dan menciptakan posisi awal yang nyaman untuk leg kedua pada 14 Juli, penampilan singkat yang aneh ini menimbulkan pertanyaan. Terlebih lagi, dimulainya musim Major League Soccer sudah di depan mata.

  • Iklan
  • THOMAS MÜLLER Getty Images

    Müller akan segera berhadapan dengan Lewandowski di MLS

    Pada 17 Juli, Whitecaps akan menghadapi Chicago Fire dalam laga liga perdana mereka. Sebuah duel bergengsi, di mana Müller justru akan berhadapan dengan rekan setimnya selama bertahun-tahun di Munich, Robert Lewandowski.

    Meski demikian, Müller tetap optimis dan menekankan dorongan batin yang masih terus membawanya ke lapangan: "Saya sudah merasakannya dengan jelas lagi dari pinggir lapangan: Saya sangat tidak sabar untuk kembali berdiri di atas rumput. Saya ingin kembali bermain dengan penuh semangat. Tubuh saya terasa prima."

  • Selama Piala Dunia, Müller bekerja sebagai pakar televisi

    Sebelumnya, pemirsa televisi di Jerman telah mengenal sang komentator sebagai bagian tak terpisahkan dari liputan Piala Dunia di Magenta TV. Bersama mantan pelatih Liverpool Jürgen Klopp dan pembawa acara Johannes B. Kerner, ia menganalisis jalannya pertandingan dengan pendapat yang tegas seperti biasa, berbincang santai dengan para pemain di pinggir lapangan, dan bahkan sesekali bertepuk tangan bersama bintang Argentina Lionel Messi.

    Meskipun musim MLS telah dimulai, perpisahan permanen dari layar televisi tampaknya belum akan terjadi. Tantangan logistik bagi pria berusia 36 tahun ini akan segera memasuki babak berikutnya: Untuk final Piala Dunia yang akan digelar pada 19 Juli di New York/New Jersey, Müller sudah dijadwalkan kembali hadir secara langsung di Pantai Timur.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google