Park Chu-Young Shkodran Mustafi Gervinho ArsenalGetty/Goal

Gervinho, Mustafi & 15 Pembelian Terburuk Arsenal Sepanjang Masa

Arsenal telah menandatangani beberapa pemain kelas dunia dalam sejarah panjang dan terkenal mereka, banyak di antaranya tiba selama dua dekade terakhir di bawah mantan manajer Arsene Wenger.

Tetapi untuk setiap 'Thierry Henry', pasti ada 'Francis Jeffers' atau 'Denilson', yang tampil buruk, yang dalam beberapa kkasus, dibeli dengan harga yang mahal lalu kemudian dijual begitu saja.

Goal melihat beberapa transfer yang ingin dilupakan oleh para penggemar Meriam London.

  • Amaury Bischoff ArsenalGetty Images

    Amaury Bischoff | Gratis | 2008

    Arsene Wenger menggambarkan kedatangan Bischoff sebagai 'pertaruhan' karena sejumlah cedera pada gelandangnya. Itu tidak pernah terbayar karena, bahkan setelah akhirnya kembali fit, pemain tersebut gagal mendapatkan tempat di lini tengah.

    Dia mengungkapkan dalam wawancara eksklusif dengan Goal bahwa dia memutuskan untuk meninggalkan Arsenal karena kurangnya waktu bermain, setelah hanya tampil selama 25 menit di satu pertandingan Liga Primer.

    "Tidak mudah [memutuskan untuk pergi], karena saya cedera," jelas Bischoff. "Tetapi saya kembali dan memberikan segalanya. Kemudian muncuk pertanyaan apakah akan benar-benar bertahan atau pergi."

    "Saya berbicara dengan Wenger dan kemudian kami memutuskan bahwa mungkin lebih baik meninggalkan klub karena saya ingin bermain lebih banyak untun tim utama."

  • Iklan
  • Chamakh | ArsenalGetty

    Marouane Chamak | Gratis | 2010

    Chamakh bergabung ke Arsenal dengan status bebas transfer dari Bordeaux pada 2010 dan memiliki awal yang menjanjikan untuk perjalanannya di Meriam London.

    Striker tersebut mencetak 14 gol dalam 67 penampilan sebelum berseragam West Ham dengan status pinjaman pada Januari 2013, tetapi janji Robin van Persie yang membuatnya tersingkir dari tempat utama.

    Chamakh kemudian mengungkapkan bahwa dia merasa Wenger-lah yang membuat kesempatannya sirna.

    "Saya bermain selama enam bulan, saya mencetak gol, saya menjadi penentu," tegas pemain internasional Maroko itu. "Pada Januari [2011], Robin (Van Persie) kembali dari cedera dan semalaman, saya hanya di bangku cadangan tanpa alasan."

    “Jelas bahwa saya sedikit kesal pada [Wenger] karena saya pikir saya pantas mendapatkan lebih banyak waktu bermain daripada yang saya terima."

    “Saat tahun dimulai, di awal musim, dia mengatakan kepada saya bahwa kami mungkin mengubah taktik dan mungkin saya bisa bermain di depan dengan Robin.”

  • ARSENAL GOALSCORER GERVINHOGetty

    Gervinho | Lille | £10,8 juta | 2011

    Arsenal mengontrak Gervinho pada saat Lille memiliki pemain seperti Eden Hazard dan Yohan Cabaye di tim pemenang Ligue 1 mereka. Wajar untuk mengatakan bahwa Wenger menandatangani pemain yang salah, karena pemain internasional Pantai Gading itu tidak pernah menetap di Arsenal setelah masuk sebagai pengganti Samir Nasri.

    Sebelas gol dalam 69 penampilan menunjukkan bahwa dia bukan orang yang tepat untuk memimpin serangan Arsenal dan kegagalan mengerikannya saat mendapatkan kesempatan emas mencetak gol melawan Bradford di Piala Liga mungkin meringkas karirnya di Arsenal.

  • ENJOYED THIS STORY?

    Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

  • David Grondin, ArsenalGetty Images

    David Grondin | Saint-Etienne | £500 ribu | 1998

    Grondin direkrut dari Saint-Etienne pada usia 18 tahun, tetapi hanya membuat satu penampilan liga selama lima tahun di klub, sebelum dijual ke klub Skotlandia Dunfermline Athletic.

    “Saya masih muda dan tidak berpengalaman di klub besar yang penuh dengan pemain hebat yang tampil bagus. Saya tidak bisa langsung pergi ke manajer dan mengatakan saya harus berada di tim," kata Grondin.

    "Setiap kali saya kembali ke Arsenal setelah absen, saya mulai kembali dari awal, tetapi saya harus menerimanya dan bekerja keras dengan harapan siap jika dipanggil."

    "Saya tidak tahu mengapa saya dihargai £500 ribu, dan hanya dapat berasumsi bahwa uang ini dibayarkan sebagai isyarat. Ada banyak anak muda yang baik di Saint-Etienne saat ini dan saya pikir itulah mengapa Arsenal terlibat."

  • Francis Jeffers ArsenalGetty Images

    Francis Jeffers | Everton | £8 juta | 2001

    'Predator' adalah deskripsi yang diberikan kepada Jeffers ketika dia bergabung dengan Arsenal seharga £8 juta dari Everton pada tahun 2001.

    "Kami sedang mempertimbangkan (Ruud van Nistelrooy) dan Francis Jeffers dan, pada akhirnya, kami memilih Jeffers," ungkap Wenger.

    Dia hanya mencetak delapan gol saat mengalami berbagai masalah kebugaran sebelum dijual ke Charlton seharga £2,6 juta pada tahun 2004. Sementara itu, Van Nistelrooy memenangkan Liga Primer bersama Manchester United, dan dua gelar La Liga di Real Madrid.

  • Oleg Luzhny Arsenal Premier League

    Oleg Luzhny | Dynamo Kyiv | £2,3 juta | 1999

    Luzhny memiliki dua Piala FA dan satu gelar Liga Primer atas namanya, dan pemain internasional Ukraina yang serba bisa itu tampil di bek tengah dan bek kiri untuk Arsenal.

    Namun, meski tampil 31 kali pada musim pertamanya di klub, dia gagal menggusur Lee Dixon dari starting line-up.

  • Stefan Malz ArsenalGetty Images

    Stefan Malz | 1860 Munich | £650 ribu | 1999

    Malz ditandatangani dari 1860 Munich pada tahun 1998 tetapi tidak bisa menembus ke lini tengah, dengan dia harus bersaing dengan pemain-pemain seperti Patrick Vieira, Emmanuel Petit dan Robert Pires.

    Dia pergi setelah dua tahun berada di klub, dan hanya membuat 14 penampilan.

  • Alberto Mendez, ArsenalGetty Images

    Alberto Mendez | SC Feucht | €375 ribu | 1997

    Dia mungkin tiba di tahun yang sama dengan Nicolas Anelka, Emmanuel Petit dan Marc Overmars, tetapi anak muda itu jelas tidak mengikuti jejak mereka.

    Direkrut dari klub non-liga Jerman SC Feucht pada 1997, Mendez mengakhiri kariernya di Arsenal dengan hanya 11 penampilan.

  • Schalke-Arsenal-Mustafi-202102020830(C)Getty Images

    Shkodran Mustafi | Valencia | £35 juta | 2016

    Mustafi datang ke Emirates Stadium dengan reputasi yang bagus setelah tampil impresif bersama Sampdoria dan Valencia.

    Terlepas dari biaya transfernya yang besar, bek Jerman itu membuat sejumlah kesalahan selama waktunya bersama Meriam London dan pada 2019 telah ktersingkirdari tim utama.

    Dia akhirnya dibebaskan dengan status bebas transfer pada Februari 2021 dan sekarang bermain untuk klub La Liga Levante.

  • Lucas Perez ArsenalGetty Images

    Lucas Perez | Deportivo | £17,1 juta | 2016

    Perez menjadi terkenal di La Liga pada 2015/16, dengan musim yang bagus untuk membuat Deportivo keluar dari masalah degradasi. 17 golnya di liga meyakinkan Arsenal bahwa dia bisa menjadi jawaban untuk masalah mereka di lini serang.

    Sial bagi The Gunners, Perez terbukti menjadi bencana yang tak tanggung-tanggung.

    Dia hanya berhasil mencetak satu gol dalam 11 pertandingan di Liga Primer selama musim pertamanya dan satu-satunya bersama klub, dan menghabiskan musim berikutnya kembali di Deportivo dengan status pinjaman sebelum Arsenal melepasnya ke West Ham dengan kerugian yang cukup besar.

  • Andre Santos | Arsenal

    Andre Santos | Fenerbahce | €7 juta | 2011

    Ditandatangani pada jendela transfer yang sama dengan Per Mertesacker dan Yossi Benayoun, pemain Brasil itu tiba di Arsenal untuk mengatasi kekurangan bek kiri.

    Kurangnya kecepatan dan penempatan posisinya yang buruk membuat Santos difitnah oleh pers dan pendukung, dan keputusannya untuk bertukar kaus dengan Robin van Persie di babak pertama pada kekalahan 2-1 dari Manchester United justru memicu kemarahan yang lebih besar.

  • Mikael Silvestre ArsenalGetty Images

    Mikael Silvestre | Manchester United | £750 ribu | 2006

    Mengingat rivalitas sengit antara Arsenal dan Manchester United di era Wenger-Ferguson, tak heran jika kedatangan Mikael Silvestre dari Setan Merah disambut negatiff oleh para pendukung Meriam London.

    Pemain Prancis itu tidak banyak membantu menghilangkan keraguan tersebut, menghabiskan dua tahun di London utara sebagai pemain yang memberikan minim kontribusi dan jauh dari performanya saat masih di Old Trafford.

  • Igors Stepanovs ArsenalGoogle

    Igors Stepanovs | Skonto Riga | £1,3 juta | 2000

    Stepanovs direkrut menyusul cedera yang diderita Tony Adams, tetapi setelah bermain dalam kekalahan 6-1 yang terkenal dari Manchester United di Old Trafford, dia jelas mendapatkan tekanan yang sangat besar dan membuat kepercayaan dirinya runtuh.

    Dia hanya membuat 17 penampilan liga dalam empat tahun sebelum bergabung dengan Grasshopper.

  • Sebastien Squillaci ArsenalGetty

    Sebastien Squillaci | Sevilla | £6,5 juta | 2010

    Pemain Prancis itu direkrut untuk memperkuat pertahanan Arsenal, tetapi beberapa kesalahan sejak awal kariernya di London menunjukkan bahwa dia tak layak berada di lini belakang klub.

    Squillaci tak pernah mendapatkan kepercayaan bermain dan akhirnya dilepas pada 2013.

  • Park Chu-Young ArsenalGetty Images

    Park Chu-Young | AS Monaco | £5,5 juta | 2011

    Dalam salah satu rekrutan paling aneh dari masa pemerintahan Wenger di Arsenal, Park meninggalkan Lille setelah mengatahui bahwa Meriam London sedang mengincarnya.

    Pemain Korea Selatan ini tampil mengesankan di Ligue 1 dan mencetak gol pada debutnya di pertandingan Piala Liga melawan Bolton, tetapi kurangnya menit bermain dan pertanyaan tentang kualitasnya membuat Park meninggalkan klub pada tahun 2014 setelah tampil tak sampai sepuluh laga.

0