Getty Images
AFPKemendagri Italia mengambil sikap tegas terhadap fans Inter
Ulah seorang fan Inter Milan dalam pertandingan melawan Cremonese pada akhir pekan kemarin berbuah mahal. Kementerian dalam negeri (Kemendagri) Italia melarang fans Nerazzurri menghadiri tiga pertandingan tandang saat tim kesayangan mereka menghadapi klub yang diperkuat Jay Idzes, Sassuolo, serta kala bertamu ke markas Lecce dan Fiorentina. Khusus untuk Derby della Madonnina, fans tetap boleh hadir di stadion, meski Inter berstatus tim tamu. Hal ini disebabkan mereka dianggap tidak melakukan perjalanan keluar kota.
Dinilai mengganggu kelancaran penyelenggaraan acara olahraga
Pelarangan itu tidak hanya ditujukan kepada fans Inter saja, tapi warga di kawasan Lombardy, Italia bagian utara. Mereka dilarang membeli tiket di tiga pertandingan tersebut.
“Menyusul kerusuhan serius, menteri dalam negeri telah memerintahkan larangan perjalanan bagi fans Inter hingga 23 Maret 2026, serta larangan penjualan tiket untuk pertandingan yang sama kepada penduduk Lombardy,” demikian pernyataan Kemendagri seperti diwartakan La Gazzetta dello Sport.
“Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketertiban dan keamanan publik, serta mencegah terulangnya insiden yang dapat mengganggu kelancaran penyelenggaraan acara olahraga.”
AFPAudero menyatakan dalam kondisi baik setelah terkena flare
Lemparan flare ke dalam lapangan yang dilakukan pada menit ke-49 itu mengenai Emil Audero, sehingga memaksa wasit menghentikan pertandingan untuk memberi kesempatan kepada tim medis merawat kiper timnas Indonesia tersebut. Audero pun menegaskan dirinya dalam keadaan baik.
“Ini hanya pesan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menanyakan kabar saya. Saya baik-baik saja, meski kemarin saya merasakan sakit yang sangat di telinga, dan sensasi terbakar di lutut saya. Terlepas dari semuanya, hari ini saya bangun dengan sangat baik, sedikit lebih lega setelah melihat gambar-gambar tersebut,” tutur Audero melalui akun media sosial Cremonese.
“Itu bisa saja jauh lebih buruk, jadi saya senang semuanya berjalan seperti ini. Sayangnya, episode seperti ini masih terjadi, tetapi saya harap hal itu jelas akan berkurang di masa mendatang.”
Inter terancam mendapat sanksi tambahan dari FIGC
Inter bisa menerima sanksi lebih lanjut karena keputusan dari komite disiplin federasi sepakbola Italia (FIGC) akan diumumkan, Rabu (4/2). Menurut Calciomercato.com, hukuman tersebut dapat mencakup denda dan pembatasan bagi fans Inter, bahkan untuk pertandingan kandang.
Amun sebelum melakoni pertandingan tandang ke Sassuolo, Senin (9/2) dini hari WIB, Inter terlebih dulu akan menjalani laga kandang di ajang berbeda. Inter akan menyambut kedatangan Torino di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (5/2) dini hari WIB, dalam pertandingan perempat-final Coppa Italia.
Iklan