Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel, Ivar Jenner - Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-23 15112025Timnas Indonesia

Gara-Gara Perubahan Regulasi AFC & OCA, Timnas Indonesia Terancam Absen Di Asian Games 2026

  • Perubahan regulasi AFC dan OCA

    Kabar kurang sedap menghampiri PSSI dan para penggemar sepakbola tanah air terkait penyelenggaraan Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang. Skuad Garuda Muda dikabarkan terancam tidak dapat berkompetisi dalam ajang multi-event tersebut. Hal ini menyusul adanya laporan mengenai perubahan regulasi yang disepakati oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

    Pada awalnya, Asian Games menjadi agenda bagi Timnas Indonesia U-23 tahun ini. Partisipasi tim nasional semula didasarkan pada sistem pendaftaran oleh Komite Olimpiade nasional masing-masing negara tanpa kriteria kualifikasi teknis yang ketat dari AFC. Tercatat, sebelumnya ada 23 tim putra dan 18 tim putri yang telah mendaftarkan diri untuk berlaga di Jepang.

    Namun, dinamika berubah setelah muncul kebijakan baru yang memangkas jumlah peserta secara signifikan. AFC dan OCA dilaporkan sepakat untuk membatasi kuota hanya menjadi 16 tim putra dan 12 tim putri. Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 tersebut kini menerapkan standar kualifikasi yang jauh lebih kompetitif dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

  • Iklan
  • Timnas Indonesia U-23Timnas Indonesia

    Dampak bagi Timnas Indonesia

    Kabar pahit ini muncul karena kriteria kelolosan kini disinkronkan dengan hasil turnamen kontinental lainnya. Untuk kategori putra, 16 slot di Asian Games akan diberikan otomatis kepada tim yang berhasil melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi. Sementara itu, kategori putri akan ditentukan melalui hasil akhir pada ajang Piala Asia Wanita 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Australia pada Maret mendatang.

    Masalah utama bagi Indonesia adalah kegagalan kedua tim nasional kita dalam menembus putaran final ajang tersebut pada babak kualifikasi tahun 2025 lalu. Timnas U-23 putra yang saat itu berada di bawah asuhan Gerald Vanenburg gagal melaju setelah hanya mampu finis di peringkat kedua Grup J. Hasil imbang melawan Laos, kemenangan atas Makau, dan kekalahan tipis dari Korea Selatan tidak cukup untuk mengamankan tiket ke Arab Saudi.

    Sementara itu, Timnas Putri Indonesia juga harus menelan pil pahit setelah menempati urutan ketiga di Grup D kualifikasi. Meskipun sempat meraih kemenangan atas Kirgistan, kekalahan berturut-turut dari Pakistan dan Taiwan memupus harapan Garuda Pertiwi untuk tampil di ajang tertinggi Asia. Dengan absennya Indonesia di kedua turnamen tersebut, peluang untuk tampil di Asian Games 2026 secara otomatis tertutup jika regulasi baru ini resmi diberlakukan.

  • Selebrasi timnas wanita Indonesia vs Singapura SEA Games 2025Timnas Indonesia

    PSSI belum beri tanggapan

    Laporan dari media Vietnam Dantri menjelaskan secara spesifik bahwa untuk sepakbola putra yang hanya menyediakan 16 slot, tim-tim yang lolos ke Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi pada awal tahun ini akan otomatis mendapatkan tempat di Asian Games 2026 Jepang.

    Meskipun demikian, hingga saat ini pihak OCA maupun AFC belum mengeluarkan pengumuman resmi dalam bentuk dokumen formal ke publik. PSSI sendiri terpantau belum memberikan tanggapan atau konfirmasi mengenai langkah apa yang akan diambil untuk menyikapi potensi absennya Indonesia di ajang bergengsi tersebut.

  • Timnas wanita Indonesia U-20 vs Turkmenistan U-20 - ACQ U-20 2026AFC

    Sepak terjang Timnas Indonesia di Asian Games

    Jika kabar perubahan regulasi ini terkonfirmasi, maka ini akan menjadi kali ketiga Timnas Indonesia U-23 absen dari panggung Asian Games sejak tahun 2002. Sebelumnya, Skuad Garuda juga pernah mengalami masa-masa sulit yang membuat mereka harus absen pada edisi 2002 di Busan dan edisi 2010 di Guangzhou.

    Bagi Timnas Putri Indonesia, situasi ini memperpanjang catatan minimnya partisipasi mereka di pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Sejauh ini, Garuda Pertiwi baru tercatat sekali beraksi sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di Asian Games, yakni pada tahun 2018. Keikutsertaan tunggal tersebut pun terjadi karena Indonesia bertindak sebagai tuan rumah di Jakarta dan Palembang.

0