Getty Images SportManajemen Man United berbeda pendapat soal Maguire
Para petinggi United berselisih pendapat tentang apa yang harus dilakukan dengan Maguire, menciptakan suasana yang tidak pasti menjelang bursa transfer musim panas. Menurut Manchester Evening News, klub belum mencapai keputusan pasti mengenai pemain internasional Inggris tersebut, yang kini bebas untuk menegosiasikan perjanjian pra-kontrak dengan klub lain.
Laporan tersebut menunjukkan adanya perbedaan pendapat yang jelas di dalam jajaran manajemen. Salah satu pemilik, Sir Jim Ratcliffe, diyakini sebagai kekuatan pendorong yang menentang perpanjangan kontrak. Kepala INEOS dilaporkan ingin mentransisikan lini pertahanan ke generasi yang lebih muda, menaruh kepercayaan pada potensi pemain seperti Leny Yoro dan Ayden Heaven untuk membentuk duo jangka panjang. Ratcliffe memandang kehadiran Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt, keduanya berusia pertengahan 20-an, sebagai pengalaman yang cukup untuk memperkuat lini belakang tanpa mempertahankan Maguire.
Namun, sikap ini tidak disetujui secara bulat. Tokoh senior lainnya di Old Trafford berpendapat bahwa Maguire masih memiliki nilai yang signifikan, dengan alasan ketahanan dan performanya baru-baru ini sebagai alasan untuk mempertahankannya. Perwakilannya, Triple S Management, telah membuka dialog dengan klub-klub di seluruh Eropa, meningkatkan tekanan pada United untuk membuat keputusan akhir.
AFPMaguire rela pangkas gaji demi bertahan di Old Trafford
Terlepas dari minat dari luar negeri, preferensi Maguire adalah untuk tetap berada di Manchester. Laporan tersebut menyatakan bahwa mantan pemain Leicester itu enggan untuk pindah bersama keluarganya yang masih muda dan pindah ke liga baru pada tahap kariernya saat ini. Selain itu, ia sangat menyadari bahwa peluangnya untuk menambah jumlah penampilan bersama timnas Inggris akan lebih baik jika bermain di Liga Primer daripada mempertaruhkan karier di luar negeri.
Untuk mempermudah kepindahannya, Maguire dilaporkan bersedia melakukan pengorbanan finansial. Ia siap menerima pengurangan gajinya saat ini sebesar £200 ribu per pekan agar sesuai dengan struktur gaji klub yang semakin ketat. Kesediaan untuk berkompromi ini menyoroti komitmennya kepada klub, meskipun telah dicopot dari jabatan kapten dan diabaikan oleh manajer sebelumnya selama masa sulitnya sejak kepindahannya senilai £80 juta pada tahun 2019.
Keputusan kini berada di tangan klub. Jika Ratcliffe menolak untuk mengalah, Maguire akan terpaksa pergi secara gratis pada bulan Juli, mengakhiri tujuh tahun hubungannya dengan Setan Merah.
Carrick masih mendukung Maguire
Sementara dewan direksi memperdebatkan masalah keuangan, manajer interim Michael Carrick telah menyatakan perasaannya dengan jelas dari sisi sepakbola. Meskipun Carrick belum secara resmi dimintai pendapat mengenai negosiasi kontrak, ia telah menyatakan bahwa ia memandang Maguire sebagai "bagian integral" dari masa depan tim.
Di bawah kepemimpinan Carrick setelah kepergian Ruben Amorim, Maguire telah kembali ke jantung pertahanan, memainkan peran penting dalam kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal. Carrick menghargai Maguire bukan hanya karena dominasinya di udara dan kemampuannya untuk bertahan di kotak penalti, tetapi juga karena pengaruhnya di sesi latihan.
Di balik layar, Maguire telah berkembang menjadi mentor bagi talenta-talenta muda klub. Bimbingannya terhadap pemain muda seperti Yoro dan Heaven dianggap sebagai faktor penting dalam perkembangan mereka, peran yang menurut Carrick sulit diukur dalam neraca keuangan tetapi penting untuk keharmonisan skuad.
Getty Images SportMasalah kepemimpinan di ruang ganti
Debat tentang masa depan Maguire diperumit oleh hilangnya pengalaman yang lebih luas di Old Trafford. Dengan gelandang Brasil Casemiro yang sudah mengumumkan niatnya untuk pergi musim panas ini, United berisiko kehilangan sosok pemimpin yang signifikan dalam satu bursa transfer.
Sejumlah pihak melihat bahwa sikap Ratcliffe yang membiarkan Maguire pergi bersama pemain senior lainnya akan membuat ruang ganti kekurangan pemain senior. Meskipun klub sedang dalam "mode pembangunan kembali," menghilangkan terlalu banyak pilar struktural sekaligus dapat mengacaukan transisi.
Maguire telah berulang kali membuktikan bahwa ia bisa menjadi "raksasa" dalam pertandingan besar. Bagi banyak orang di klub, membiarkan pemain berpengalaman seperti dia pergi secara gratis, terutama ketika dia bersedia mengurangi gajinya, akan menjadi keputusan yang tidak masuk akal yang memprioritaskan usia daripada performa.
Iklan

