Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Nottingham Forest v Barcelona: Friuli Venezia Giulia CupGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

FIFA menempatkan Hamza Abdul Karim dalam posisi bersejarah

Penyerang asal Mesir, Hamza Abdel Karim, tak lagi sekadar menjadi salah satu taruhan terbaik Barcelona untuk masa depan. 

Surat kabar Sport menyebutkan bahwa perkembangan pesat Hamza dalam beberapa bulan terakhir membuat namanya mulai meraih ketenaran yang melampaui lingkup klub Catalan tersebut. 

Federasi Sepak Bola Internasional turut menyoroti kebangkitan dan kegemilangan sang pemain, di mana badan internasional itu memasukkan penyerang Mesir tersebut ke dalam 7 talenta muda yang bersinar di Piala Dunia U-17 di Qatar.

FIFA menempatkan perkembangan Hamza pada level yang sama dengan 6 talenta muda lainnya yang juga meninggalkan jejak di turnamen tersebut, yaitu: Samuel Inacio (Borussia Dortmund), Cavan Sullivan (Philadelphia Union), Remi Himbert (Lyon), Matthew Baker (Melbourne City), Noah Fernandez (Eindhoven), dan Ze Lucas (Cruzeiro).

Tidak diragukan lagi, kisah Hamza menjelaskan alasan FIFA menyorotinya saat ini, sebab penampilannya di Piala Dunia U-17 di Qatar menjadi salah satu alasan utama yang mendorong Barcelona mengambil keputusan untuk merekrut seorang penyerang yang sebelumnya memang telah meninggalkan kesan baik di kelompok usia Al Ahly Mesir.

Bersama timnas Mesir, Hamza mencetak dua gol dalam 4 pertandingan di turnamen tersebut, dan perkembangannya tidak berhenti setelah Piala Dunia berakhir. 

Barcelona awalnya menyelesaikan perekrutannya dengan status pinjaman pada Februari lalu, dan Hamza hanya membutuhkan 9 pertandingan bersama tim muda untuk membuktikan kemampuannya, setelah mencetak 6 gol dan memainkan peran penting pada fase akhir musim.

Namun lompatan sesungguhnya datang ketika Hossam Hassan memutuskan memanggilnya untuk tampil di Piala Dunia 2026, dan Hamza tidak pergi ke turnamen itu hanya sekadar melengkapi skuad Mesir, melainkan tampil dalam 4 dari 5 pertandingan yang dijalani Mesir, yang berhasil mencapai babak 16 besar.

Pengalaman ini turut mempercepat perjalanan karier yang sebenarnya sudah melaju sangat cepat, dan ketika ia sedang bersama timnas negaranya, datang pula konfirmasi bahwa Barcelona memutuskan mengaktifkan opsi pembelian yang tercantum dalam kontraknya, yang pada awalnya ditetapkan senilai 1,5 juta euro dan bisa mencapai 6,5 juta euro sesuai dengan variabel dan bonus.

  • imago-sport-1080799571.jpgGribaudi/ImagePhoto

    Penampilan Menawan Melawan Birmingham

    Usai Piala Dunia, penyerang Mesir itu memutuskan untuk tidak menunggu, dan langsung kembali ke Barcelona untuk bergabung dengan periode persiapan tim utama serta bekerja di bawah kepemimpinan Flick.

    Ia hanya membutuhkan satu kesempatan untuk kembali menarik perhatian, karena dalam laga persahabatan melawan Birmingham City, Hamza Abdelkarim menjadi bintang paling menonjol Barcelona setelah mencetak dua gol dalam 62 menit.

    Pada awalnya, ia mengeksekusi penalti yang ia peroleh sendiri, lalu muncul di dalam kotak penalti untuk memanfaatkan bola rebound dan melengkapi brace-nya.

    Terlepas dari kedua gol tersebut, penampilannya memperlihatkan sejumlah kualitas yang semakin meyakinkan klub, yaitu kemampuannya membaca situasi di dalam kotak penalti, nalurinya yang tinggi dalam menemukan ruang, serta ketegasannya dalam menuntaskan serangan.

    Flick pun tak terlambat memberikan pujian kepadanya, di mana pelatih asal Jerman itu memuji kerendahan hati, kepribadian, serta kemampuannya untuk tampil dalam situasi-situasi yang harus dikuasai oleh seorang penyerang murni.

  • Iklan
  • imago-sport-1080801685.jpgNurPhoto

    Peluang terbuka baginya bersama tim utama

    Penampilan gemilang Hamza juga hadir pada momen yang sangat penting bagi lini serang Barcelona, mengingat klub kehilangan jasa Robert Lewandowski dan masih berupaya mencari solusi untuk posisi penyerang murni.

    Klub terus menempatkan Julian Alvarez sebagai salah satu opsi utamanya, namun sulitnya negosiasi dengan Atletico Madrid membuat perencanaan lini serang terbuka bagi lebih dari satu kemungkinan. Ditambah lagi dengan kepergian Ferran Torres yang sudah di depan mata.

    Dalam skenario ini, perjalanan Hamza yang terus menanjak memiliki arti yang lebih besar, sebab tujuan alaminya tetaplah tim cadangan, di mana ia harus terus berkembang.

    Namun, penampilannya selama masa persiapan membuatnya untuk saat ini tetap berada dalam dinamika tim utama, guna terus bekerja bersama skuad Flick dan mengetuk pintu tim utama dengan kuat.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google