FC EmmenKembali Dimainkan FC Emmen, Tim Geypens: Masalah Izin Kerja Saya Sudah Diselesaikan
IMAGOMasuk Sebagai Pemain Pengganti Melawan RKC
Penantian Tim Geypens untuk kembali memperkuat FC Emmen di Eerste Divisie Belanda akhirnya terwujud setelah sempat tersandung kasus 'passportgate'. Pemain berusia 20 tahun ini dimainkan dalam pertandingan melawan RKC Waalwijk, Sabtu (11/4) dini hari WIB, di Stadion Mandemakers. Pada laga yang dimenangi RKC dengan skor telak 5-0 ini, Geypens mengawaliya dari bangku cadangan, dan baru dimasukkan pada menit ke-65 menggantikan Lukas Larsen. Terakhir kali Geypens memperkuat Emmen saat bermain imbang 2-2 melawan VVV Venlo pada 20 Maret, dan absen di empat pertandingan berikutnya.
Penyelesaian Masalah Izin Kerja dan Izin Tinggal
Geypens resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah di KBRI London, Inggris, pada 8 Februari 2025. Hal itu membuat status Geypens sebagai warga negara Belanda otomatis gugur, karena Indonesia tidak menganut sistem dua kewarganegaraan, sehingga dia dianggap pemain Non-Uni Eropa, serta diwajibkan memiliki izin kerja dan tinggal. Manajemen sebelumnya telah mengumumkan pemain kelahiran Oldenzaal itu telah diberikan izin tinggal sementara yang berlaku hingga tahun 2031. Geypens pun mengaku sudah mendapatkan izin kerja, sehingga dapat dimainkan melawan RKC.
FC EmmenStatus Unik Sebagai Warga Negara Asing Di Belanda
Satu hari sebelum duel melawan RKC, Geypens telah menyampaikan situasi terkininya. Dia mengakui masalah ini muncul karena tidak menyadari sepenuhnya konsekuensi hukum terkait status kewarganegaraan Belanda miliknya yang otomatis hilang sesuai peraturan berlaku.
Geypens mengakui situasi ini sangat unik, mengingat dia masih bisa masuk ke dalam DigiD - platform manajemen identitas yang digunakan instansi pemerintah Belanda, termasuk administrasi pajak dan bea cukai serta departemen pendidikan - untuk memverifikasi identitas penduduk Belanda di internet (DigiD).
“[Rabu malam], pengacara saya menelepon untuk mengatakan saya diizinkan kembali ke lapangan. Saya bangun [Kamis] pagi ini dengan sangat gembira, karena saya kembali menjadi pemain sepakbola dan diizinkan kembali ke klub. Kondisi fisik saya sudah prima dan kontrol bola saya sempat sedikit kaku, tetapi kembali dengan cepat,” tutur Geypens kepada Dagblad van het Noorden.
“Hilangnya kewarganegaraan Belanda saya akibat pilihan tersebut bukanlah masalah pada saat itu. Saya sendiri tidak cukup meneliti hal ini, dan itu adalah kesalahan saya sendiri. Mungkin mereka bisa menjelaskan konsekuensinya dengan lebih jelas, tetapi saya sendiri tidak cukup menelitinya. Semuanya tampak begitu menjanjikan, saya hanya fokus pada satu hal.”
“Rasanya sangat aneh. Tiba-tiba saya berada di Belanda secara ilegal. Negara tempat saya lahir dan bersekolah. Saya menyadari sekarang bahwa hukum adalah hukum, dan oleh karena itu harus ditemukan solusinya. Mereka mungkin masih akan mengubah undang-undang di Indonesia mengenai paspor ganda. Saya bisa masuk ke DigiD dan semacamnya. Rupanya, pemerintah juga tidak saling berkomunikasi.”
Masa Depan Bersama FC Emmen
Mengenai status kontrak dan beban finansial klub, Geypens mengklarifikasi tidak ada kewajiban bagi Emmen untuk membayar gaji setara pemain Non-Uni Eropa yang biasanya sangat tinggi. Izin kerja dan tinggal memudahkan Geypens untuk berkarir di Belanda, meski sekarang berstatus warga negara asing.
“Saya yakin sekarang saya memiliki jenis izin kerja yang berbeda di mana masalah itu tampaknya juga telah terselesaikan. Dalam beberapa minggu terakhir, saya menjadi pusat perhatian di mana-mana, dan semua orang menulis berbagai macam hal tentang saya. Itu tidak selalu menyenangkan. Bukan tentang apa yang saya lakukan di lapangan, tetapi tentang apa yang terjadi di luar lapangan. Saya senang bisa membalikkan peran tersebut,” pungkas Geypens.
Iklan



