FBL-POR-LIGA-BENFICA-MOREIRENSEAFP

Diterjemahkan oleh

Fase rumit: Gempa besar mengancam Real Madrid

Istilah "Sumeriana" di kalangan suporter Real Madrid dikenal sebagai sebutan yang diberikan untuk deras arus rumor terkait transfer klub. 

Dan tampaknya musim panas ini membawa sejumlah besar berita, terlebih karena bursa transfer akan ditutup pada hari Selasa 1 September, yang berarti lebih dari sebulan penuh masih menanti semua orang.

Hingga saat ini, Real Madrid telah merampungkan sejumlah transfer penting seperti mendatangkan Marc Cucurella, sementara dua transfer Yan Diomande dan Rodri tampak sangat dekat. 

Surat kabar "Sport" menyebutkan bahwa setelah gelombang antusiasme yang mengiringi rekrutan-rekrutan ini, dan mengangkat tinggi harapan mengenai level Los Blancos, Real Madrid kini dituntut untuk membuka berkas para pemain yang akan pergi.

  • Camavinga(C)Getty Images

    Pencoretan di Semua Lini

    Dalam skenario ideal, klub mana pun lebih memilih menyeimbangkan antara proses penjualan dan pembelian, agar tidak memberi kesan adanya kebutuhan mendesak, baik saat menjual pemainnya maupun saat mendatangkan nama-nama yang dibutuhkan. 

    Namun sifat bursa transfer yang dijalankan Real Madrid musim panas ini menjadikan perekrutan sebagai prioritas, dengan harapan transaksi-transaksi ini juga dapat membantu menentukan pemain-pemain yang keluar dari rencana tim.

    Ada berkas-berkas yang masih terbuka di semua lini. Di lini pertahanan, kebutuhan untuk mendatangkan bek tengah baru (di samping seorang gelandang) masih tetap ada, tetapi hal itu mengharuskan kepergian Raul Asencio terlebih dahulu. 

    Muncul pula spekulasi seputar kemungkinan kepergian Alvaro Carreras, seiring kesadarannya akan besarnya minat yang tertuju kepadanya, terutama dari klub-klub Liga Premier Inggris.

    Meski demikian, penjualan terbesar yang diperkirakan justru terpusat di lini-lini lainnya, karena hal itu bisa menjadi awal dari fase pergantian dan pembaruan setelah dua musim mengecewakan yang tidak menghadirkan satu gelar pun bagi tim.

    Pergerakan bursa terkait Tchouameni dan Eduardo Camavinga pun berjalan ke arah ini, meski dengan latar belakang yang berbeda. 

    Yang pertama dikabarkan telah memperpanjang kontraknya hingga tahun 2031, tetapi bukan berarti tidak ada peminat atas jasanya di Inggris, dan ia memiliki posisi tawar yang kuat. Adapun rekan senegaranya, Camavinga, tampak lebih dekat untuk pergi cepat atau lambat setelah musim yang buruk.

    Meski begitu, angka-angka yang beredar, yang melampaui 70 juta euro, mencerminkan pembengkakan harga di bursa.

  • Iklan
  • CF Talavera v Real Madrid - Copa del ReyGetty Images Sport

    Daftar Pemain yang Berpeluang Hengkang

    Faktor ini harus dipertimbangkan dalam kasus seperti Vinicius Junior, yang memasuki tahun terakhir kontraknya tanpa tercapai kesepakatan untuk perpanjangan. Hal ini memicu dimulainya perebutan di antara klub-klub yang berminat mendapatkannya, di mana Arsenal menjadi pihak pertama yang bergerak secara serius menurut surat kabar "The Athletic".

    Manchester United juga tetap selalu hadir dalam daftar klub yang mampu menjalin transaksi dengan Real Madrid, terlebih Old Trafford dalam beberapa tahun terakhir telah menyambut sejumlah pemain terkemuka yang dijual oleh klub kerajaan tersebut, seperti Di Maria, Casemiro, dan Raphael Varane.

    Menonjol pula nama Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia dalam daftar pemain yang dikandidatkan untuk hengkang, dalam sebuah proses yang tidak akan mudah dan dapat meningkatkan intensitas ketegangan selama masa persiapan musim baru.

    Adapun kasus Endrick memiliki kekhususan tersendiri, karena penyerang asal Brasil itu tampaknya tidak siap menjalani satu musim lagi dengan status pinjaman, meskipun banyaknya opsi di lini serang tim dapat menempatkannya dalam posisi yang rumit.

  • mourinhoGetty Images

    Manajemen Berkas Pemain Cadangan

    Mengelola urusan para pemain cadangan akan menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Jose Mourinho, yang lebih suka mempertahankan pemain yang mampu memainkan peran sebagai "pemain nomor 12" seperti Brahim Diaz, meski mempertahankan peran ini dalam jangka panjang bukanlah perkara mudah.

    Pada akhirnya, pelatih asal Portugal itu tetap menjadi transfer terpenting dalam proyek ini, yang membutuhkan—terlepas dari nama-nama besar—untuk menampilkan performa kompetitif sejak pertandingan-pertandingan pertama guna menghindari ketegangan yang tidak perlu.

    Singkatnya, antusiasme yang menyertai perekrutan-perekrutan baru dan acara perkenalan para pemain mendahului fase rumit dalam menata ulang bagian-bagian di dalam tim, di mana belum ada seorang pun yang siap menulis pernyataan perpisahannya hingga saat ini.

    Situasi ini bisa berubah menjadi persaingan sengit memperebutkan posisi, sebuah persaingan yang berupaya dikukuhkan oleh klub, pada saat klub dituntut untuk mengelola urusan para pemain yang akan pergi dengan sangat cermat dan tanpa penundaan sedikit pun demi mewujudkan keseimbangan olahraga dan finansial.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google