Emil Audero Cremonese InterGetty Images

Emil Audero Kena Flare Fans Inter Milan, Lautaro Martinez Minta Maaf

  • US Cremonese v FC Internazionale - Serie AGetty Images Sport

    Inter Milan meraih kemenangan di kandang Cremonese

    Inter Milan makin mengokohkan diri di puncak klasemen setelah mencatat kemenangan 2-0 atas Cremonese di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2) dini hari WIB.

    Emil Audero tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar Cremonese. Namun dia tidak mampu mencegah Lautaro Martinez menjebol gawangnya pada menit ke-16. Audero kembali harus memungut bola dari jalanya untuk kali kedua di menit ke-31 akibat tendangan keras Piotr Zielinski.

    Hasil ini mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen setelah mengoleksi 55 poin. Mereka unggul delapan poin dari AC Milan yang berada di peringkat kedua. Tetapi rival satu kota itu masih mempunyai satu pertandingan lebih banyak. Sedangkan Cremonese menempati peringkat ke-15 denga 23 poin.

  • Iklan
  • Audero Cremonese InterGetty Images

    Emil Audero terkena lemparan flare dari fans Inter

    Hanya saja, kemenangan itu dinodai ulah fans Inter yang melempar flare ke dalam lapangan, dan jatuh di dekat kaki Audero pada menit ke-49, sehingga memaksa wasit menghentikan pertandingan untuk memberi kesempatan kepada tim medis untuk merawat kiper timnas Indonesia itu. Teriakan protes terhadap kiper dengan melakukan chant 'Kau harus mati' terdengar dari tribun pendukung Nerazzurri. Lautaro Martinez dan kemudian pelatih Cristian Chivu selanjutnya berusaha menenangkan fans mereka. Audero, yang agak linglung, kemudian bangkit, memberi isyarat dia fit untuk melanjutkan pertandingan.

  • Lautaro Martinez InterGetty Images

    Lautaro Martinez mengutuk dan menyampaikan permintaan maaf

    Sikap tidak sportif yang diperlihatkan fans Inter membuat Lautaro meradang, dan mengutuk perbuatan mereka. Kapten Inter ini juga menyampaikan permintaan maaf.

    “Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi, ada risiko pribadi. Kami para pemain sepakbola juga manusia, kami menampilkan pertunjukan yang dapat dilihat di seluruh dunia, dan kami harus berhati-hati tentang hal-hal ini,” cetus Lautaro Martinez kepada DAZN.

    “Kami meminta maaf kepada Audero, yang merupakan juara bersama kami dengan bintang kedua, dan kami juga meminta maaf kepada semua fans Cremona. Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi.”

  • Pisa SC v FC Internazionale - Serie AGetty Images Sport

    Beppe Marotta memuji sikap profesionalisme Audero

    Pernyataan tidak jauh berbeda disampaikan Beppe Marotta. Presiden Inter tersebut menyatakan kejadian itu sudah selayaknya diinvestigasi pihak kepolisian. Marotta juga berterima kasih kepada Audero yang memperlihatkan sikap profesional.

    “Olahraga memiliki nilai-nilai yang jauh dari apa yang kita lihat. Pihak berwenang sedang menyelidiki tindakan ini, dan apa yang saya pikir juga dirasakan semua fans Inter: sepakbola harus benar-benar menjauhkan diri dari insiden-insiden seperti ini,” tegas Marotta.

    “Kami mengutuk ini dengan sekeras-kerasnya. Pihak berwenang akan menangkap orang yang bertanggung jawab, dan seluruh klub Inter menyatakan kecaman tegas dan menyeluruh atas apa yang terjadi. Sebuah tindakan yang benar-benar tidak masuk akal. Kami juga berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya.”

  • Apa selanjutnya buat Cremonese & Inter?

    Cremonese yang kini melalui sembilan laga tanpa kemenangan akan berusaha bangkit ketika mereka bertamu ke New Balance Arena, Selasa (10/2) dini hari WIB, untuk menghadapi Atalanta. Sementara Inter langsung mengalihkan fokus ke kompetisi lainnya, yakni Coppa Italia saat menjamu Torino di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (5/2) dini hari WIB.

0