Deretan Calon Topskor Liga 1 2021/22

Terakhir diperbarui
Goal Indonesia

  1. Frets Listanto Butuan - Persib Bandung vs Arema FC
    Alvino Hanafi

    Frets Butuan - Persib Bandung

    Tampil meyakinkan pada ajang pramusim Piala Menpora, Frets Butuan mulai dilabeli rising star jelang Liga 1 2021/22. Pada ajang itu, Frets mampu menorehkan tiga gol tanpa satu pun dari titik putih.

    Di bawah arahan Robert Rene Alberts, Frets seolah mendapat banyak kesempatan dalam hal taktikal untuk menjadi pemecah kebuntuan saat striker utama mandek. Kepercayaan Roberts pada Frets pun semakin meningkat, dengan seringnya pemain depan asal Ternate ini menjadi pilihan utama dalam susunan pemain Maung Bandung.
  2. Kushedya Hari Yudo - Arema FC
    Abi Yazid / Goal

    Kushedya Hari Yudho - Arema FC

    Penyerang lokal yang sempat menjadi buah bibir pada awal Liga 1 2020. Dalam tiga laga Arema FC musim 2020, Yudo menorehkan catatan meyakinkan dengan dua gol dari tiga laga, dan menjadi salah satu striker lokal (non-naturalisasi) tertajam.

    Secara moral, tentu Yudo punya modal karena ia baru diberi kepercayaan membela timnas Indonesia. Dengan demikian, profil Yudo pun naik pangkat menjadi striker berlabel timnas dan layak masuk perhitungan untuk merusak dominasi striker asing dalam daftar perburuan sepatu emas.
  3. Aleksandar Rakic - Barito Putera

    Aleksandar Rakic - Barito Putera

    Aleksandar Rakic adalah penyerang tersubur Liga 1 2018. Bersama PS TIRA, striker asal Serbia ini membukukan 21 gol untuk mengamankan trofi sepatu emas.

    Pindah ke Madura United, torehan gola Rakic memang berkurang dengan hanya mencetak 12 gol saja pada musim 2019. Namun demikian, ia masih bisa mencetak dua digit gol di Liga 1 dan untuk edisi kali ini Rakic yang membela Barito Putera diprediksi masih mampu meraih sepatu emas kembali pada akhir musim kompetisi.
  4. Ciro Alves - Tira Persikabo
    Alvino Hanafi

    Ciro Alves - TIRA-Persikabo

    Winger lincah asal Brasil, Ciro Alves, melewati musim debutnya dengan mencetak 14 gol pada 2019. Padahal, peran Ciro di TIRA-Persikabo bukanlah strker "nomor 9", namun ia kerap diberi kebebasan ruang dalam bergerak baik saat di bawah asuhan Rahmad Darmawan, atau pun kini dengan Igor Kriushenko

    Kemahiran Ciro dalam mencetak gol sempat menggoda beberapa klub Liga Indonesia dan liga tetangga seperti Bali United dan Melaka United yang dirumorkan beberapa waktu terakhir. Menjalani musim kesekian di Indonesia, Ciro diyakini tambah matang dan siap menambah digit golnya.
  5. Ezechiel Ndouassel - Bhayangkara & Otavio Dutra - Persija Jakarta
    Mario Sonatha

    Ezechiel N'Douassel - Bhayangkara FC

    Sejak kedatangannya di paruh musim 2017, Ezechiel N'Douassel sudah membuktikan ketajamannya. Kala berbaju Persib Bandung, striker Chad ini sudah membukukan 36 gol selama dua setengah musim bersama Persib.

    Bergabung ke Bhayangkara FC di awal kompetisi Liga 1 2020, pengalamannya yang semakin bertambah di Liga Indonesia serta konsisten selalu menjadi monster bagi bek lawan. Ezechiel punya atribut lengkap untuk menyabet sepatu emas Liga 1 2021/2022. Apalagi, King Eze akan bertandem dengan pemain terbaik Liga 1 2019 yakni Renan Silva yang merupakan kreator lini serang Bhayangkara FC.
  6. Ilija Spasojevic - Bali United
    Abi Yazid / Goal

    Ilija Spasojevic - Bali United

    Saat Bali United juara pada 2019, Ilija Spasojevic merupakan aktor penting Serdadu Tridatu dalam urusan mencetak gol. Pun sama, ia membawa Bhayangkara FC juara pada 2017, Spaso adalah penyerang tersubur The Guardian.

    Selalu menjadi spesialis topskor tim dalam perburuan gelar juara, Spaso selalu punya modal kuat untuk masuk bursa peraih sepatu emas di akhir musim pada tiap edisi Liga 1. Modal kuat lainnya adalah, striker berpaspor Indonesia ini selalu mecetak dua digit gol dalam kompetisi penuh Liga Indonesia sejak membela PSM Makassar pada 2011.
  7. Carlos Fortes - Arema
    Arema FC

    Carlos Fortes - Arema FC

    Sebagai pendatang baru di Liga 1, Carlos Fortes yang baru bergabung dengan Arema layak masuk perhitungan untuk mendapatkan sepatu emas. Catatan menunjukkan bahwa striker pendatang baru seperti Sylvano Comvalius (2017) dan Aleksandar Rakic (2018) mampu meraih titel topskor pada musim debutnya.

    Melihat atribut yang dimiliki Fortes serta pengalamannya di kompetisi top Eropa, Fortes punya kans untuk mengikuti jejak pendahulunya yakni Comvalius dan Rakic. Apalagi di lini depan Singo Edan, Fortes akan didampingi pelayan ulung striker utama seperti Kushedya Hari Yudo dan Il Capitano, Dendi Santoso.
  8. Marco Simic - Persija
    Abi Yazid / Goal

    Marko Šimić - Persija Jakarta

    Persija adalah puncak karier bagi Marko Simic. Dua musim mengarungi kompetisi penuh sejak 2018, striker asal Kroasia ini menunjukkan konsistensinya untuk terus ikut dalam perburuan gelar topskor.

    Pada musim debutnya, yakni Liga 1 2018, Simic membukukan 18 gol kemudian 28 gol di musim berikutnya, dan menjadi penyerang tersubur Liga 1 2019. Meski pada Liga 1 2020 yang tidak tuntas, Simic tidak jadi yang tertajam, striker 33 tahun ini tetap dalam pantauan striker Liga 1 lainnya sebagai pesaing utama dalam perburuan sepatu emas.

  9. Wander Luiz - Persib Bandung
    Persib Bandung

    Wander Luiz - Persib Bandung

    Mencetak empat gol dari tiga laga di Liga 1 edisi terakhir yang tak tuntas, Wander Luiz adalah pemain paling tajam pada Liga 1 2020 -- yang merupakan debutnya di Indonesia. Modal itu sudah cukup membuat eks striker Becamex Binh Duong ini masih diperhitungkan untuk menyabet sepatu emas pada akhir musim Liga 1 2021/22.