“Ketika saya masih muda, saya sangat menyukai musik death metal, dan gaya sepakbola saya sangat mirip dengan itu. Gaya itu adalah gaya yang sangat menekan. Sekarang [saya] agak kurang [menyukai death metal]. saya agak lebih kalem sekarang,” ujar mantan manajer AS Roma tersebut dikutip laman The Guardian.
“Saya bukan pegolf, itu bukan permainan yang cocok untuk saya. Saya sedikit lebih agresif. Sekarang penting untuk bekerja keras, dan memahami semua yang telah terjadi.”