Darwin Nunez Al-Hilal 2025-26Getty

Diterjemahkan oleh

Darwin Nunez, yang gagal bersinar di Liverpool, berpeluang kembali ke Premier League secara mengejutkan setelah kehilangan posisinya di Al-Hilal kepada Karim Benzema

  • Kembalinya Premier League kemungkinan besar akan terjadi?

    Nunez dilaporkan sedang mempertimbangkan kembalinya yang sensasional ke Premier League musim panas ini setelah masa-masa yang penuh gejolak di Saudi Pro League. Setelah pindah ke Al-Hilal pada Agustus lalu, yang dimaksudkan untuk memberikan awal baru jauh dari sorotan media Inggris yang intens, pemain berusia 26 tahun ini kini berada di persimpangan jalan. Waktunya di Timur Tengah gagal memberikan stabilitas jangka panjang yang ia cari, mendorong beberapa klub besar Inggris untuk kembali memasukkan nama penyerang ini ke dalam daftar incaran mereka.

    Menurut ChronicleLive, Chelsea muncul sebagai kandidat utama untuk mendapatkan tanda tangan striker tersebut, sementara mereka terus mencari titik fokus yang andal. Namun, The Blues tidak sendirian dalam perburuan ini; Newcastle United dan Tottenham Hotspur juga dikabarkan tertarik untuk membawa penyerang bertubuh besar ini kembali ke Inggris. Ketiga klub tersebut melihat Nunez sebagai taruhan berisiko tinggi dengan potensi besar, di mana kecepatan mentahnya dapat berkembang di lingkungan taktis baru.

    Bagi Nunez, transfer potensial ini mewakili kesempatan untuk membuktikan diri secara profesional. Setelah masa jabatan yang penuh liku-liku di Merseyside di mana ia menjadi pusat perdebatan, prospek untuk memulai babak kedua di liga paling ditonton di dunia adalah tawaran yang menggoda.

  • Iklan
  • Darwin Nunez Al-Hilal 2025-26Getty Images

    Efek Benzema di Al-Hilal

    Kepergian Nunez dari Liverpool merupakan bagian dari perombakan skuad yang signifikan, namun transisinya ke Al-Hilal terhambat oleh kedatangan seorang ikon global. Meskipun kesepakatan awal senilai £54 juta memberinya peran utama, lanskap berubah drastis pada Januari ketika raksasa Saudi itu berhasil merekrut legenda Real Madrid dan pemenang Ballon d'Or, Benzema. Kehadiran pemain Prancis itu telah mengubah hierarki skuad secara fundamental.

    Kedatangan pemain senior ini telah membuat Nunez tergeser dalam hierarki tim, kesulitan mempertahankan posisinya dalam starting XI untuk pertandingan besar. Meskipun mencetak sembilan gol dalam 24 penampilan musim ini, pemain Uruguay itu kesulitan meyakinkan manajemen bahwa dia layak menjadi starter di depan Benzema. Kurangnya menit bermain yang dijamin telah memicu spekulasi bahwa Nunez siap meninggalkan Riyadh untuk mencari klub di mana dia bisa menjadi senjata serangan utama.

    Kekuatan finansial trio klub Premier League yang tertarik berarti memenuhi tuntutan gaji Nunez dan biaya transfer potensial tidak akan menjadi hambatan yang tak teratasi. Al-Hilal mungkin bersedia bernegosiasi untuk kepergiannya guna membebaskan slot pemain asing dan gaji untuk perkuatan tambahan. Keselarasan kepentingan ini menyiratkan bahwa kesepakatan dapat tercapai relatif cepat begitu jendela transfer musim panas resmi dibuka.

  • Misi penebusan

    Narasi seputar Nunez selalu berpusat pada potensi versus performa. Selama masa baktinya di Liverpool, ia menunjukkan sekilas kemampuan kelas dunia, namun sering diikuti oleh kesalahan-kesalahan yang membingungkan, yang membuatnya menjadi sensasi viral dengan alasan yang salah. Namun, pada usia 26 tahun, striker ini memasuki masa puncak fisiknya dan memiliki atribut langka yang masih sangat diminati oleh manajer-manajer top.

    Kemampuannya untuk meregangkan pertahanan lawan dan menciptakan kekacauan正是 Newcastle dan Chelsea cari. The Blues, khususnya, telah kekurangan ketajaman di sepertiga akhir lapangan meskipun telah melakukan investasi besar, dan ada keyakinan bahwa pendekatan bertenaga tinggi Nunez dapat membuka dimensi baru dalam permainan serangan mereka. The Magpies, di sisi lain, melihatnya sebagai pemain yang dapat berkembang di bawah asuhan Eddie Howe.

    Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Nunez diperkirakan akan sangat sengit mengingat ketersediaannya. Meskipun London dan Utara Timur mewakili proyek yang sangat berbeda, motivasi utama Nunez tampaknya adalah keinginan untuk membuktikan dirinya di liga di mana ia sering diejek karena ketidakonsistenannya.

  • Al Hilal v Al Nassr: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

    Serangan akhir di Arab Saudi

    Seiring mendekati puncak musim Liga Pro Saudi, Al-Hilal saat ini terlibat dalam persaingan gelar yang ketat, tertinggal tiga poin dari Al-Nassr yang dipimpin Cristiano Ronaldo di puncak klasemen. Nunez kemungkinan akan berperan sebagai pemain cadangan atau dalam rotasi susunan pemain saat Al-Hilal berusaha mengejar ketertinggalan dari pemuncak klasemen di pekan-pekan terakhir musim ini. Selanjutnya, Al Hilal akan menghadapi Al Najma dalam laga Liga Pro Saudi di Kingdom Arena pada Jumat.

0