Canada v Morocco: Round of 16 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Dari Senegal hingga Mesir... Kisah skenario Afrika Hitam yang ditakuti Maroko saat menghadapi Prancis

Tim nasional Maroko menjadi tim Arab dan Afrika terakhir yang tersisa di Piala Dunia 2026, setelah tim nasional Mesir tersingkir secara dramatis dari babak 16 besar.

Timnas Mesir tersingkir dari Piala Dunia 2026 di babak 16 besar, setelah kalah 2-3 dari Argentina, hari Selasa ini, di Stadion Atlanta, padahal sebelumnya mereka sempat memimpin 2-0.

  • Kutukan Afrika

    Timnas Mesir menjadi tim Afrika kesembilan yang tersingkir dari Piala Dunia, dan semuanya tersingkir di babak gugur, kecuali Timnas Tunisia yang tersingkir di babak penyisihan grup.

    Yang anehnya, sebagian besar tim-tim tersebut tersingkir dengan skenario yang serupa, yaitu mendominasi dan menguasai permainan sejak awal, sebelum akhirnya kehilangan segalanya.

    Pada babak 32 besar, tim nasional Republik Demokratik Kongo unggul atas Inggris dengan skor 1-0 sejak menit ketujuh, dan mempertahankan keunggulannya hingga menit ke-75, ketika “Tiga Singa” berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol sebelum waktu normal berakhir.

    Hal serupa terulang dengan skenario yang lebih buruk bagi timnas Senegal, yang tetap unggul dua gol atas Belgia hingga menit ke-86, sebelum tim Eropa itu membalas dengan dua gol, lalu mencetak gol penentu kemenangan di babak perpanjangan waktu.

  • Iklan
  • Korban jiwa

    Bahkan tim-tim yang tidak unggul dalam skor tetap bertahan dalam pertandingan hingga menit-menit terakhir, kecuali tim nasional Aljazair yang kalah 0-2 dari Swiss.

    Timnas Afrika Selatan kalah dari Kanada dengan skor 0-1 pada masa tambahan waktu, Pantai Gading kalah dari Norwegia 1-2 akibat gol penentu pada menit ke-86, Ghana kalah dari Kolombia dengan skor 0-1, dan Cape Verde kalah dari Argentina 2-3 pada babak perpanjangan waktu.

  • Peringatan untuk Maroko

    Tim nasional Maroko harus menghindari skenario ini saat menghadapi Prancis, Kamis mendatang, di babak perempat final Piala Dunia 2026.

    Timnas Maroko sendiri pernah mengalami skenario ini, namun dalam posisi terbalik, ketika tertinggal dari Belanda di babak perdelapan final, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu, dan akhirnya memenangkan pertandingan melalui adu penalti.

    “Singa Atlas” berharap menjadi tim pertama di luar Eropa dan Amerika Selatan yang berhasil lolos ke babak semifinal Piala Dunia dua kali berturut-turut.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google