Belgium v Senegal: Round Of 32 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Dari Mesir hingga Maroko... 5 momen luar biasa dalam perjalanan Mané bersama Senegal

Sadio Mané hari ini, Jumat, mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional, mengakhiri salah satu karier paling gemilang dalam sejarah sepak bola Senegal dan Afrika, setelah ia menjadi simbol generasi emas yang mengembalikan tim nasional “Singa Teranga” ke podium juara dan kembali bersaing di turnamen-turnamen terbesar.

Selama bertahun-tahun, Mané menjadi harapan para pendukung negaranya, dan mencatatkan namanya di antara para pemain terhebat dalam sejarah Senegal, setelah turut hadir dalam momen-momen paling penting tim nasional selama dekade terakhir, mulai dari meraih gelar pertama di Piala Afrika, lolos ke Piala Dunia, hingga memecahkan berbagai rekor.

Seiring dengan pengumuman berakhirnya karier internasionalnya, berikut kami sajikan 5 momen terpenting yang membentuk warisan Sadio Mané bersama tim nasional Senegal.

  • Belgium v Senegal: Round Of 32 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

    Julukan yang Mengubah Sejarah Senegal

    Momen penobatan sebagai juara Piala Afrika 2021 di Kamerun tetap menjadi yang paling penting dalam karier internasional Mané, setelah ia memimpin tim nasional negaranya meraih gelar kontinental pertama dalam sejarah Senegal.

    Prestasi tersebut diraih atas timnas Mesir di pertandingan final, yang berakhir imbang tanpa gol sebelum adu penalti menentukan kemenangan bagi “Singa Teranga”.

    Meskipun Mané sempat gagal mengeksekusi tendangan penalti selama pertandingan, ia kembali untuk menendang tendangan penentu dalam adu penalti, sehingga memberikan negaranya gelar bersejarah yang telah ditunggu-tunggu oleh para penggemar Senegal selama beberapa dekade.

    Penghargaan bagi Mané tidak hanya sebatas mengangkat trofi, tetapi ia juga meraih gelar Pemain Terbaik turnamen, setelah menjadi salah satu pemain kunci tim nasional sepanjang perjalanan menuju gelar juara.

  • Iklan
  • Kegagalan Mesir dan Kualifikasi ke Piala Dunia 2022

    Beberapa minggu setelah menjuarai Piala Afrika, Mané kembali menghadapi Mesir, namun kali ini di babak final kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Timnas Senegal kembali mengungguli tim Mesir, setelah memastikan tiket ke Piala Dunia Qatar melalui adu penalti, sehingga Mané membawa negaranya ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya dalam sejarah.

    Namun, kegembiraan atas lolosnya tim tersebut tidak terasa lengkap bagi bintang Senegal tersebut, setelah ia mengalami cedera parah bersama Bayern München sebelum turnamen dimulai, yang membuatnya tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia Qatar, meskipun ia merupakan salah satu faktor utama yang membawa tim nasional tersebut ke turnamen tersebut.

  • Belgium v Senegal: Round Of 32 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

    Pencetak gol bersejarah tim nasional Senegal

    Mane terus menorehkan sejarah dengan seragam tim nasional negaranya, setelah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi "Singa Tiranga".

    Pada 4 Juni 2022, Mané mencetak tiga gol (“hat-trick”) melawan Benin dalam kualifikasi Piala Afrika 2023, sehingga menambah koleksinya menjadi 31 gol dan melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Henri Camara dengan 29 gol.

    Sejak saat itu, Mané terus menambah jumlah golnya hingga mencapai 55 gol, sehingga menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Senegal.

    Ia juga menempati peringkat kedua dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak bersama Senegal dengan 132 pertandingan, di bawah Idrissa Jana Gaye yang memiliki 136 penampilan.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Kilauan di Maroko

    Piala Afrika 2025 di Maroko menjadi salah satu babak terakhir yang gemilang dalam karier internasional Mané, setelah ia memainkan peran penting dalam memimpin Senegal meraih gelar juara, sebelum gelar tersebut dicabut dan diberikan kepada Atlas Lions.

    Mani menjadi bintang terkemuka di turnamen tersebut, setelah berkontribusi dalam 4 gol selama 7 pertandingan—dengan mencetak dua gol dan memberikan dua assist—sehingga pantas meraih penghargaan Pemain Terbaik Turnamen.

    Meskipun ada kontroversi besar yang terjadi setelah pertandingan final dan krisis yang menyertainya, penampilan Mané tetap menjadi salah satu sorotan utama turnamen tersebut, setelah ia sekali lagi membuktikan kemampuannya untuk tampil gemilang di momen-momen penting.

  • Belgium v Senegal: Round Of 32 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

    Penampilan terakhir di Piala Dunia

    Mane tampil untuk kedua kalinya di Piala Dunia pada edisi 2026 di Amerika Serikat, setelah sebelumnya tampil di Piala Dunia Rusia 2018.

    Baca juga... Resmi... Al-Ittihad mengontrak "Penakluk Al-Nassr" untuk menggantikan Consesao

    Bintang asal Senegal ini berambisi memimpin negaranya meraih prestasi bersejarah baru, namun perjalanan timnas Senegal berakhir lebih awal dengan tersingkirnya mereka di babak 32 besar setelah kalah 2-3 dari Belgia

    Selama turnamen tersebut, Mané tidak berhasil mencetak gol apa pun dan hanya memberikan satu assist, sementara pada penampilan pertamanya di Piala Dunia Rusia 2018, ia sempat mencetak satu gol sebelum Senegal tersingkir di babak penyisihan grup.