Al Nassr v Al Ittihad: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

Cristiano Ronaldo Masih Mogok Main, Al-Nassr Tetap Tancap Gas

Ketidakhadiran CR7 di lapangan bukan karena cedera, melainkan dipicu oleh rasa frustrasi yang mendalam setelah rival bebuyutan mereka, Al-Hilal, diizinkan untuk membajak Karim Benzema dari Al-Ittihad pada bursa transfer Januari, sementara Al-Nassr hanya mendatangkan pemain muda potensial yang dianggap Ronaldo belum cukup untuk mendongkraf kekuatan tim secara instan.

Ketegangan ini semakin memuncak karena Ronaldo merasa adanya ketimpangan dukungan dari Dana Investasi Publik (PIF) yang seolah-olah "menganakemaskan" Al-Hilal demi memuluskan jalan mereka menuju tangga juara. Pemilik lima gelar Ballon d'Or itu dikabarkan bersikeras bahwa liga harus menjaga sportivitas dan keseimbangan kekuatan antar klub besar jika ingin dianggap sebagai kompetisi elit dunia.

Meski spekulasi mengenai masa depannya mulai liar beredar di media-media internasional, Al-Nassr secara mengejutkan mampu meredam turbulensi internal tersebut dengan menunjukkan bahwa kolektivitas tim tetap menjadi senjata mematikan, membuktikan bahwa mereka bisa tetap tajam meski tanpa jimat keberuntungan mereka di atas lapangan.

  • Al Okhdood v Al Hilal : Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

    Apa Yang Terjadi?

    Ronaldo dilaporkan sengaja absen atau melakukan mogok main untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pemain berusia 41 tahun itu merasa frustrasi dengan kebijakan investasi Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi yang dianggapnya "pilih kasih". Kemarahan Ronaldo memuncak setelah rival bebuyutan mereka, Al-Hilal, berhasil membajak Karim Benzema dari Al-Ittihad di jendela transfer Januari. Sementara itu, Al-Nassr hanya mendatangkan pemain muda Haider Abdulkarim. Ronaldo merasa bahwa ketimpangan kekuatan ini sengaja diciptakan untuk memuluskan langkah Al-Hilal meraih gelar juara.

  • Iklan
  • Cristiano RonaldoFayez NURELDINE / AFP

    Gambaran Umum

    Meski tanpa pemilik lima gelar Ballon d'Or tersebut, Al-Nassr justru menunjukkan performa yang solid. Menghadapi lawan berat Al-Ittihad di Al-Awwal Park, Sabtu (7/2) dini hari WIB, skuad asuhan Jorge Jesus berhasil menang dengan skor meyakinkan 2-0. Sadio Mane menjadi pahlawan dengan memecah kebuntuan melalui titik putih pada menit ke-84, disusul gol pengunci dari bintang muda Brasil, Angelo Gabriel, di masa injury time. Kemenangan ini membawa Al-Nassr terus menempel ketat Al-Hilal di puncak klasemen dengan selisih hanya satu poin, membuktikan bahwa kolektivitas tim mereka masih sangat mematikan bahkan saat sang ikon sedang "ngambek".

  • Lebih Jauh

    Pihak Saudi Pro League (SPL) tidak tinggal diam melihat aksi protes Ronaldo. Dalam pernyataan resminya, otoritas liga menegaskan bahwa "tidak ada individu — seberapa pun besarnya — yang boleh menentukan keputusan di luar klub mereka sendiri." Pesan ini jelas dikirimkan untuk mengingatkan Ronaldo bahwa kebijakan transfer adalah otoritas klub dan liga, bukan pemain. Di sisi lain, para pendukung Al-Nassr tetap memberikan dukungan moral kepada sang legenda. Di menit ke-7 pertandingan, seluruh stadion kompak memberikan standing ovation dan mengangkat atribut bernomor punggung 7 sebagai tanda bahwa mereka tetap berada di belakang Ronaldo, meski sang pemain sedang berselisih dengan pihak berwenang.

  • Al Nassr v Al Ittihad: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

    Apa Selanjutnya?

    Situasi ini menempatkan masa depan Ronaldo di Arab Saudi dalam tanda tanya besar. Meski masih terikat kontrak hingga Juni 2027, rumor mengenai kepergiannya di musim panas 2026 mulai berembus kencang. Jika merasa aspirasinya tidak didengar, bukan tidak mungkin Ronaldo akan mengaktifkan klausul rilisnya untuk mencari pelabuhan baru—dengan Sporting CP atau MLS sebagai destinasi potensial. Bagi Al-Nassr, tantangan terbesarnya adalah menjaga stabilitas ruang ganti. Dengan absennya Ronaldo, pemain seperti Sadio Mane, Joao Felix, dan Kingsley Coman kini memiliki panggung lebih besar untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar "pemain pendukung" dalam drama besar sang megabintang.

0