Grafica Conte ItaliaCalciomercato

Diterjemahkan oleh

Conte: "Timnas, kini saatnya bertindak, bukan sekadar omong kosong dan politik"

Antonio Conte, mantan pelatih tim nasional Italia, serta mantan pelatih Juventus, Inter, dan Napoli, yang saat ini tidak melatih tim mana pun, berbincang dengan Gazzetta dello Sport. Berikut ini adalah kutipan-kutipan terpentingnya.


Tentang Tim Nasional

"Sudah terlalu banyak kata-kata yang diucapkan. Sekarang saatnya bertindak, bukan sekadar omong kosong dan politik. Kita tidak boleh melewatkan tiga Piala Dunia berturut-turut: ini justru merupakan prestasi yang terbalik."


Pemain mana saja yang kurang terkenal namun menarik perhatian Anda di Piala Dunia?

"Saya menyukai Hassan, pemain sayap Mesir; Bouaddi, gelandang Maroko; dan Oulai, gelandang Pantai Gading."


  • LAUTARO

    Lautaro Martinez

    "Apa yang membuat saya terkesan? Perkembangannya yang terus-menerus. Lalu kepribadian dan karismanya. Ada Inter dengan Lautaro dan ada Inter tanpa dia: kehadirannya sangat berpengaruh. Aksi Lautaro dalam gol ketiga Argentina melawan Mesir agak luput dari perhatian, tapi itu luar biasa: dia berlari ke depan, mempertahankan bola, memberi waktu bagi Enzo Fernandez untuk tiba, dan memberikan umpan silang yang sempurna. Kamu tidak mengharapkan aksi seperti itu dari seorang penyerang tengah. Selain itu, Lautaro, seperti Alvarez, telah menyadari bahwa ia bisa tetap berperan penting meski hanya bermain beberapa menit. Mereka menerima situasi tersebut dengan mengesampingkan ego mereka demi kepentingan tim: mereka berdua dan Scaloni sangat hebat dalam meyakinkan mereka."


  • Iklan
  • MESSI VS KANE

    Messi

    "Dia kembali melampaui ekspektasi, sekali lagi. Dia tampil dalam kondisi yang luar biasa, yang menunjukkan profesionalisme dan semangatnya: di usia 39 tahun, dia masih menjadi pemain kunci. Leo memiliki kecerdasan untuk selalu berada di posisi yang tepat karena dia lebih dulu memahami apa yang akan terjadi."


    Kane

    "Harry adalah penyerang tengah yang hebat, tapi dia juga hampir seperti gelandang serang: dia memahami pergerakan, tahu kapan harus turun ke belakang dan berperan sebagai pengatur serangan. Pemain luar biasa dengan kualitas teknis yang tinggi. Tidak adil baginya jika belum pernah meraih gelar apa pun; di Bayern, dia kini mendapatkan penghargaan yang pantas dia dapatkan. Siapa tahu dia juga bisa meraihnya di tim nasional. Kane adalah pemimpin dengan caranya sendiri, mungkin bukan lewat kata-kata, tapi di dalam permainan. Rekan-rekan setimnya mencari dia karena mereka percaya padanya, dan dia tidak pernah mengecewakan mereka."



  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google