Al-Obaidi bukan satu-satunya pemain Al-Hilal yang mengingatkan publik Arab Saudi pada seorang pemain asing terkenal, karena Ahmed Hamza melakukan hal yang sama, setelah gol keempat yang dicetaknya ke gawang Neom.
Gol yang terjadi pada menit ke-84 itu sungguh istimewa, ketika Ahmed Hamza berhasil menembus pertahanan Neom dengan melewati lebih dari satu pemain, setelah start yang luar biasa dari tengah lapangan, sebelum menempatkan bola ke dalam gawang.
Hamza membangkitkan kembali kenangan akan gol bersejarah legenda Argentina, Diego Armando Maradona, saat menghadapi timnas Inggris pada babak perempat final Piala Dunia 1986, ketika ia melewati lebih dari satu pemain dari tengah lapangan, sebelum menempatkan bola ke dalam gawang.
Keindahan gol itu tidak berhenti pada aspek teknis, tetapi juga mencakup aspek moral, ketika Ahmed Hamza tak lupa menyampaikan pesan dukungan kepada gelandang asal Portugal, Ruben Neves, bintang tim utama, setelah ia merayakan gol dengan caranya sendiri.
Neves sebelumnya mengalami situasi yang sulit, Sabtu lalu, dalam kemenangan tim utama Al-Hilal atas Al-Taawoun dengan skor 6-0 tanpa balas, pada pekan ketujuh Liga Roshn Arab Saudi.
Pertandingan tersebut diwarnai tindakan yang disayangkan, setelah sebagian suporter Al-Taawoun menyerukan nama mendiang Diogo Jota, mantan pemain Liverpool, yang meninggal akibat kecelakaan tragis pada tahun lalu, dalam upaya memprovokasi sahabatnya yang berasal dari Portugal, Ruben Neves.
Ahmed Hamza pun tak lupa menghibur bintang tim utama itu dan menunjukkan solidaritas kepadanya melalui selebrasi tersebut, sehingga gol itu tetap menjadi salah satu gol terindah Liga Joy Elite, baik di dalam maupun di luar lapangan.