Penolakan Rodri, bintang Manchester City, untuk pindah ke Real Madrid, lalu kesepakatannya belakangan dengan Barcelona, disambut buruk di kalangan atas Los Blancos.
Hal ini muncul sebagai versi baru dari reaksi Real, meski laporan-laporan sebelumnya menunjukkan bahwa Los Merengues menerima penolakan Rodri dengan sangat tenang, tanpa terganggu oleh keputusan sang pemain.
Situs Foot Mercato, mengutip "AS", sebelumnya menegaskan bahwa Real Madrid memahami dan menghormati keputusan Rodri, serta mendoakan yang terbaik bagi bintang Spanyol itu di jalan yang telah ia pilih.
Namun "surat kabar Sport" menyajikan versi yang berbeda, dengan menegaskan bahwa Presiden Real, Florentino Perez, dan sang pelatih, Jose Mourinho, merasa sangat marah.
Surat kabar itu menjelaskan bahwa kemarahan Perez muncul karena tidak rampungnya sebuah transfer yang ia anggap sudah pasti, setelah dua orang kepercayaannya, Jose Angel Sanchez dan Juni Calafat, meyakinkannya. Kemarahan itu hanya sebanding dengan kemarahan besar sang pelatih, Jose Mourinho, ketika mengetahui bahwa Los Blancos kehilangan transfer Rodri.







