Cardiff City v Chelsea - Carabao Cup Quarter FinalGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Bodoh sekali!" - Chelsea melakukan "kesalahan besar" dengan memecat Enzo Maresca, karena ada "sesuatu yang tidak beres" di bawah kepemimpinan Liam Rosenior, tegas Jon Obi Mikel

  • Keluaran mengejutkan Maresca dari Chelsea

    Keputusan Maresca untuk hengkang mengejutkan banyak pihak, setelah masa jabatannya yang singkat namun gemilang membawa trofi dan reputasi Eropa kembali ke West London. Namun, keretakan komunikasi dengan dewan klub akhirnya berujung pada pemecatannya.
    Pelatih asal Italia ini menikmati periode yang sukses di kursi kepelatihan, meraih gelar Conference League dan Club World Cup, sambil memastikan The Blues tetap berada di jalur yang tepat untuk kualifikasi Liga Champions. Namun, periode buruk dengan hanya satu kemenangan dalam tujuh pertandingan Premier League terakhirnya menjadi pemicu bagi dewan klub untuk mengambil keputusan.

    Liam Rosenior segera ditunjuk sebagai penggantinya, dan meskipun mantan manajer Strasbourg tersebut awalnya berhasil meningkatkan hasil pertandingan, kekalahan terbaru melawan Leeds dan Burnley telah membuat ikon klub seperti Mikel mempertanyakan apakah jalur yang benar sedang diikuti di Stamford Bridge.

  • Iklan
  • Chelsea v Bournemouth - Premier LeagueGetty Images Sport

    Mikel mengecam 'kesalahan besar' yang dilakukan oleh dewan direksi Chelsea.

    Dalam podcast Obi One, Mikel tidak segan-segan dalam menilai kondisi terkini di klub lamanya. Pemain asal Nigeria yang menghabiskan lebih dari satu dekade di West London itu mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap keputusan untuk mengganti manajer yang telah memodernisasi gaya bermain tim. Ia menyarankan bahwa fondasi yang dibangun di bawah rezim sebelumnya telah dibuang terlalu terburu-buru, meninggalkan skuad dalam keadaan transisi yang menghambat momentum mereka dalam persaingan untuk empat besar.

    "Kami memiliki Enzo Maresca. Saya sudah mengatakan ini, saya pikir memecatnya adalah kesalahan besar. Maksud saya, itu konyol," kata Mikel dalam podcast Obi One. "Ya, manajer yang membawa kami meraih Piala Dunia Klub, Piala Liga Konferensi, kami memiliki identitas tertentu dalam cara bermain kami. Kami mengambil langkah maju, dan kami mundur lima langkah. Liam datang, dan dia memenangkan pertandingan, tapi ada sesuatu yang hilang. Ada yang tidak beres."

  • Kesalahan yang mahal menimbulkan keraguan terhadap Rosenior

    Masa bulan madu Rosenior tampaknya telah berakhir secara tiba-tiba setelah hasil yang mengecewakan melawan Burnley dan Leeds. Chelsea ditahan imbang 1-1 oleh Burnley, pertandingan yang melihat Wesley Fofana diusir dari lapangan, dan membuang keunggulan dua gol untuk berakhir imbang 2-2 dengan Leeds. Poin yang hilang ini terbukti mahal dalam persaingan ketat untuk lolos ke Liga Champions, memungkinkan rival untuk memperkecil jarak dan meningkatkan tekanan terhadap pendekatan taktis Rosenior seiring mendekati fase krusial musim ini.

    Meskipun mendapat kritik dari mantan pemain seperti Mikel, Rosenior tetap mempertahankan rekor poin per pertandingan yang solid sejak tiba di London. Namun, ketidakhadiran identitas yang jelas—tema yang sering muncul dalam kritik Mikel—telah membuat basis penggemar merasa tidak nyaman. Keberatan mantan gelandang tersebut bahwa klub telah "mundur lima langkah" mencerminkan kekhawatiran yang semakin besar bahwa kemajuan taktis yang dicapai selama masa jabatan Maresca telah dikorbankan demi pragmatisme jangka pendek yang kini mulai gagal dalam ujian visual.

  • Hull City v Chelsea - Emirates FA Cup Fourth RoundGetty Images Sport

    Apa yang akan terjadi selanjutnya bagi Chelsea?

    Tekanan pada Rosenior diperkirakan akan semakin meningkat seiring Chelsea bersiap menghadapi rangkaian pertandingan yang berat, yang berpotensi menentukan musim mereka. The Blues saat ini berada di peringkat kelima klasemen Premier League, sejajar dengan Liverpool di peringkat keenam setelah hasil imbang terbaru mereka. Dengan persaingan untuk slot Eropa semakin ketat, setiap poin sangat vital, namun jadwal mendatang tidak memberikan banyak ruang untuk bernapas bagi tim yang menurut Mikel saat ini kekurangan elemen kunci untuk kesuksesan berkelanjutan di level tertinggi.

    Chelsea harus menghadapi laga tandang ke Arsenal dan Aston Villa dalam dua pertandingan berikutnya sebelum menjalani rangkaian pertandingan menantang yang meliputi menjamu Newcastle United dan Manchester City, diselingi dengan kunjungan ke Everton. Dengan persaingan Liga Champions yang sangat ketat dan legenda klub yang secara terbuka mengkritik keputusan tersebut, Rosenior menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya untuk membuktikan bahwa keputusan dewan direksi yang "tidak masuk akal" untuk mengganti manajer di tengah musim sebenarnya adalah keputusan yang tepat untuk masa depan klub.

0