Getty Images SportPeter McVitie
Bintang Everton, Jack Grealish, dikenai denda besar oleh pengadilan setelah mobil Lamborghini senilai £210.000 miliknya melanggar lampu merah.
Grealish divonis bersalah karena gagal mengidentifikasi pengemudi.
Grealish telah dikenai denda pengadilan yang signifikan dan poin penalti pada SIM-nya setelah terlibat dalam pelanggaran lalu lintas yang melibatkan mobil mewah supercar-nya. Pemain berusia 30 tahun, yang saat ini bermain di Goodison Park sebagai pemain pinjaman dari Manchester City, dijerat oleh Kepolisian Merseyside setelah Lamborghini-nya terekam kamera melakukan pelanggaran lalu lintas pada akhir tahun lalu.
Kasus ini disidangkan di Pengadilan Negeri Liverpool pekan lalu melalui prosedur 'single justice procedure' yang tertutup, metode yang digunakan untuk menangani pelanggaran kriminal ringan tanpa kehadiran terdakwa di pengadilan. Grealish dinyatakan bersalah bukan atas pelanggaran mengemudi itu sendiri, melainkan karena gagal memberikan informasi terkait identifikasi pengemudi saat diminta oleh pihak berwenang.
Hakim Paul Farquhar menjatuhkan enam poin hukuman pada lisensi mengemudi Grealish. Selain poin hukuman, Grealish juga dikenakan denda finansial sebesar £1.044. Jumlah ini meliputi denda £660, biaya penuntutan £120, dan denda korban £264. Tuduhan awal tentang melanggar lampu merah ditarik oleh polisi setelah vonis atas kegagalan mengidentifikasi pengemudi dikukuhkan.
Getty Images SportInsiden terjadi pada malam sebelum pertandingan Aston Villa.
Pengadilan mendengarkan rincian spesifik mengenai malam kejadian tersebut, yang terjadi hanya beberapa jam sebelum Grealish dijadwalkan tampil dalam pertandingan Premier League yang bergengsi. Kevin Scott, manajer unit jalan raya aman dari Kepolisian Merseyside, memberikan keterangan saksi yang menjelaskan bahwa mobil Lamborghini biru langit senilai £210.000 terlihat di Leeds Street dan Vauxhall Road di pinggiran pusat kota Liverpool.
"Pada pukul 23.36 pada 12 September 2025, mobil Lamborghini… sedang melaju di sepanjang Leeds Street/Vauxhall Road, Liverpool, Merseyside, ketika melintas di lampu lalu lintas 1,4 detik setelah lampu tersebut berubah menjadi merah," kata Scott dalam bukti tertulisnya.
Pelanggaran tersebut terjadi pada malam sebelum pertandingan kandang Everton melawan Aston Villa, klub mantan Grealish. Gelandang tersebut bermain dalam pertandingan tersebut keesokan harinya, yang berakhir dengan skor imbang 0-0 tanpa gol. Setelah insiden tersebut, polisi mengirimkan Surat Pemberitahuan Tindakan Hukum ke alamat di Manchester, meminta pemilik terdaftar untuk mengidentifikasi pengemudi. Karena tidak ada tanggapan, surat kedua dikirimkan ke properti senilai £5,6 juta di Cheshire pada November. Grealish gagal mematuhi permintaan tersebut, yang mengakibatkan tindakan hukum.
Musim berakhir bagi pemain pinjaman bintang
Masalah hukum ini menjadi puncak dari minggu yang menyedihkan bagi gelandang serang tersebut, yang mengonfirmasi pada Senin bahwa musim 2025-26-nya telah berakhir lebih awal. Grealish telah menjalani operasi untuk memperbaiki patah tulang stres di kakinya, cedera yang akan membuatnya absen hingga akhir masa pinjamannya bersama The Toffees.
Dari tempat tidur rumah sakitnya, Grealish membagikan pembaruan yang sedih kepada jutaan pengikutnya di Instagram. "Tidak ingin musim berakhir seperti ini, tapi begitulah sepak bola, sangat kecewa," tulisnya, disertai foto dirinya yang sedang pulih pasca operasi.
Cedera ini menjadi pukulan berat bagi Everton, yang berharap kreativitas pemain senilai £100 juta itu dapat membantu mereka terhindar dari zona degradasi di bulan-bulan terakhir musim ini. Alih-alih, Grealish harus menjalani masa rehabilitasi yang panjang sebelum kembali ke klub induknya, Manchester City, pada musim panas.
Getty Images SportTransfer rekor dan ketidakpastian masa depan
Grealish tetap menjadi pemain sepak bola Inggris termahal dalam sejarah setelah transfernya senilai £100 juta dari Aston Villa ke Etihad Stadium pada 2021. Namun, masa baktinya di Merseyside berjalan campur aduk, dan gangguan di luar lapangan ini menambah periode yang penuh gejolak dalam kariernya.
Meskipun denda £1.044 hanya sebagian kecil dari gaji mingguan sang bintang, akumulasi enam poin penalti merupakan sanksi yang signifikan. Grealish merupakan salah satu dari 2.101 terdakwa yang diproses atas pelanggaran serupa pekan lalu, menandakan penegakan ketat terhadap keselamatan jalan di wilayah tersebut.
Saat ia memulai pemulihan pasca operasi, perhatian akan beralih ke masa depannya di level klub. Dengan masa pinjamannya di Everton kini efektif berakhir dan pertanyaan tetap mengemuka mengenai perannya jangka panjang di Manchester City, pemain berusia 30 tahun ini menghadapi musim panas yang krusial setelah pulih sepenuhnya. Namun, untuk saat ini, ia harus menghadapi konsekuensi dari malam yang mahal di jalanan Liverpool.
Diterjemahkan secara otomatis oleh GOAL-e
Iklan



