Al Shabab v Al Ahli: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Belum pernah mencium bau napas seburuk ini" - Ivan Toney mengejek lawan dari Saudi Pro League yang sepertinya mencoba menciumnya dalam pertandingan terbaru Al-Ahli

  • Konflik aneh Toney soal 'kebersihan'

    Insiden tersebut terjadi selama kemenangan 1-0 yang tegang bagi Al-Ahli, hasil yang diraih berkat gol dari gelandang mantan Barcelona dan AC Milan, Franck Kessie. Toney bermain penuh 90 menit dan terus menjadi ancaman sepanjang pertandingan, namun interaksinya dengan Jamal Harkass dari Damac lah yang mencuri perhatian. Setelah gol penyeimbang Damac di menit akhir dibatalkan setelah tinjauan VAR yang panjang, ketegangan meluap di lapangan, yang berujung pada konfrontasi langsung antara striker Al-Ahli dan bek Maroko yang frustrasi.

  • Iklan
  • Pertemuan yang tak tertandingi

    Saat pertandingan mencapai klimaks yang penuh ketegangan, Harkass tampak kehilangan ketenangannya, mendekati Toney, dan berulang kali membuat gerakan seolah-olah ingin mencium striker tersebut. Bek tersebut juga menempelkan dahinya ke dahi Toney dalam aksi agresif yang mendekati keanehan. Toney, yang tidak pernah mundur dari konfrontasi, tetap teguh di tempatnya dan merayakan dengan provokatif di hadapan pemain Damac setelah peluit akhir memastikan tiga poin untuk timnya. Gambar kedua pemain yang terkunci dalam pelukan aneh itu segera beredar online, memicu gelombang pertanyaan dari para penggemar.

    Toney tidak menunggu lama untuk memberikan versinya, menggunakan X untuk memberikan ulasan pedas tentang insiden tersebut. Menanggapi klip insiden, striker berusia 29 tahun itu mengunggah emoji muntah disertai pesan yang tidak meninggalkan ruang untuk interpretasi. "Saya belum pernah mencium napas seburuk itu," tulis Toney, secara efektif menghina Harkass secara terbuka. Postingan blak-blakan itu menjadi kata akhir dari sore yang sama produktifnya dengan keanehannya bagi bintang Inggris tersebut.

  • Toney memimpin daftar pencetak gol di Saudi Arabia.

    Meskipun ada gangguan di luar lapangan dan tingkah laku aneh lawan-lawannya, penampilan Toney di lapangan terus berbicara sendiri. Penyerang ini telah beradaptasi dengan mulus dengan kehidupan di Arab Saudi, dan kini menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di divisi tersebut. Catatannya saat ini mencapai 23 gol dalam 22 penampilan musim ini, sebuah pencapaian yang menempatkannya di puncak perburuan Sepatu Emas. Ketajaman klinisnya menjadi motor penggerak di balik upaya Al-Ahli untuk naik peringkat di klasemen, saat mereka berusaha bersaing dengan tim-tim besar di liga.

    Produktivitas Toney telah membuatnya mengungguli beberapa nama besar di dunia sepak bola yang juga pindah ke Liga Pro Saudi. Saat ini, Cristiano Ronaldo, pemenang Ballon d'Or lima kali, berada di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol dengan 20 gol dalam 20 pertandingan untuk Al-Nassr. Fakta bahwa Toney mempertahankan rasio gol per pertandingan yang lebih baik daripada legenda Portugal tersebut menunjukkan betapa efektifnya dia sejak meninggalkan Premier League pada musim panas lalu.

  • Spain v England: Final - UEFA EURO 2024Getty Images Sport

    Pesan Toney kepada Tuchel: Pilih aku!

    Performa sensasional Toney di Arab Saudi mungkin mulai sulit diabaikan oleh pelatih Inggris Thomas Tuchel seiring mendekatnya Piala Dunia. Meskipun beberapa kritikus mempertanyakan apakah pindah dari Eropa akan merugikan prospek internasionalnya, jumlah gol yang ia cetak menunjukkan bahwa ia tetap salah satu penyerang paling andal di negaranya. Jika ia terus tampil dengan performa ini, Toney akan memiliki argumen yang sangat kuat untuk mendapatkan tempat starter di skuad Three Lions untuk turnamen besar musim panas ini.

    Saat ini, Al-Ahli pasti puas dengan investasi mereka, karena mereka berusaha membangun momentum dari kemenangan terbaru ini dan naik lebih tinggi di klasemen Saudi Pro League. Toney tetap menjadi pusat serangan mereka dan magnet perhatian, baik saat mencetak gol maupun terlibat dalam pertukaran panas dengan lawan. Setelah insiden terbaru ini, para bek di liga mungkin akan berpikir dua kali sebelum mendekati striker ini, hanya untuk menghindari menjadi subjek postingan media sosial viral berikutnya.

0