FC Barcelona v Elche CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Bek Barcelona Ronald Araujo Buka Suara Terkait Kesehatan Mental: Bangkit Dari Depresi & Tekanan Media Sosial

  • Araujo buka suara terkait kondisi mentalnya

    Ronald Araujo akhirnya terbuka untuk membahas perjuangan kesehatan mentalnya setelah sempat menepi dari lapangan hijau. Keputusan untuk mengambil cuti selama empat minggu tersebut diambil menyusul kartu merah yang diterimanya saat melawan Chelsea pada akhir November tahun lalu. Momen tersebut menjadi puncak dari tekanan emosional yang telah dipendamnya selama lebih dari satu setengah tahun.

    Selama masa jeda tersebut, pemain internasional Uruguay itu bekerja sama dengan para ahli kesehatan mental untuk memulihkan kondisi psikisnya. Araujo memilih untuk menjauh sejenak dari hiruk-pikuk sepakbola, bahkan melakukan perjalanan spiritual ke Yerusalem. Ia menggambarkan ziarah religius tersebut sebagai kunci utama yang membantunya menemukan ketenangan batin kembali.

    Kini, dalam wawancara mendalam bersama MD, Araujo menyatakan bahwa kondisinya telah jauh membaik. Ia merasa seperti orang yang baru setelah menjalani proses pemulihan yang komprehensif. Perubahan perspektif ini memungkinkannya untuk kembali menikmati profesinya sebagai pesepakbola dengan perasaan yang jauh lebih ringan dan bahagia.

  • Iklan
  • araujoGetty Images

    Stigma kesehatan mental di sepakbola

    Masalah yang dihadapi Araujo bukanlah sebuah kejadian instan, melainkan akumulasi beban yang telah dirasakannya dalam waktu lama. Ia mengakui bahwa selama ini ia mencoba untuk tetap kuat karena latar belakang dan akar budayanya yang menuntut ketangguhan. Namun, di balik performa fisiknya di lapangan, ia bergelut dengan kecemasan yang perlahan bertransformasi menjadi depresi yang memengaruhi kehidupan pribadi dan keluarganya.

    Keputusan Araujo untuk berbicara secara terbuka merupakan langkah krusial dalam mendobrak stigma kesehatan mental di dunia olahraga profesional. Ia menyadari bahwa sebagai atlet, ada kecenderungan untuk memendam masalah sendirian. Namun, ia menekankan pentingnya bagi para pemain untuk berani mengakui ketika ada sesuatu yang salah dan segera mencari bantuan profesional sebelum mencapai titik nadir.

  • Ronald AraujoGetty Images Sport

    "Saya seperti orang yang baru"

    "Hal-hal telah berubah cukup banyak karena saya belajar begitu banyak selama masa ini. Saya merasa berbeda dan saya bahagia karenanya, karena saya lebih tenang dan lebih bahagia. Sekarang saya bisa menikmati apa yang saya cintai, yaitu bermain sepakbola, dan itu sangat membantu saya untuk melangkah maju," ujar Araujo.

    "Saya merasa seolah-olah masa terburuk telah berlalu, dan sekarang saya melihat segala sesuatunya dari perspektif yang berbeda. Waktu istirahat yang saya ambil memiliki alasan kuat, karena pada akhirnya saya bisa menyelesaikannya bersama para profesional, keluarga, dan secara spiritual. Saya merasa seperti orang yang sepenuhnya berbeda hari ini."

    "Saya telah menghadapi kecemasan selama satu setengah tahun yang kemudian berubah menjadi depresi, dan saya tetap bermain dalam kondisi seperti itu. Itu tidak membantu, karena di lapangan Anda tidak benar-benar merasa seperti diri sendiri. Saat itu saya menyadari bahwa saya perlu berbicara dengan profesional dan klub agar mereka bisa membantu saya."

    "Pada akhirnya, kami adalah manusia di luar profesi sebagai pesepakbola. Ini bukan hanya soal uang atau ketenaran. Kami juga menderita karena hal-hal yang terjadi di lapangan. Kita harus memahami bahwa di balik setiap pemain, ada perasaan dan sosok manusia yang nyata yang butuh dukungan."

  • AraujoGetty Images

    Apa selanjutnya?

    Setelah menjalani pemulihan kondisi mentalnya, Araujo kini telah tersedia kembali untuk Barca, dengan dia sudah memainkan lima pertandingan di semua kompetisi pada tahun 2026.  Ia jelas berharap untuk dapat tampil ketika Barca menghadapi Atletico Madrid pada leg pertama semi-final Copa del Rey, Jumat (13/2) dini hari WIB.

0