- CSD mengizinkan Olmo dan Pau Victor untuk dimainkan
- Keputusan tersebut mengundang kemarahan Tebas
- Dianggap ada kejanggalan dalam mengeluarkan keputusan
AFPBarcelona Bisa Mainkan Dani Olmo & Pau Victor, Bos LaLiga: Tragedi Komedi
Getty ImagesAPA YANG TERJADI
Meski hanya bersifat sementara, keputusan dewan olahraga Tinggi (CSD) yang mengizinkan Dani Olmo dan Pau Victor bisa memperkuat Barcelona mendapat reaksi keras dari Javier Tebas. Presiden LaLiga ini menilai keputusan CSD tersebut sebagai 'tragedi komedi', karena dia melihat sejumlah kejanggalan, serta bertentangan dengan kebijakan LaLiga maupun federasi sepakbola Spanyol (RFEF).
GAMBARAN BESAR
LaLiga membuat pengumuman Barcelona gagal memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan baik Victor dan Olmo pada malam pergantian tahun, karena kegagalan memenuhi persyaratan perihal batas gaji berdasarkan batas waktu yang ditetapkan. LaLiga masih belum bisa menerima legalitas registrasi Olmo dan Victor karena Barca masih dilanda masalah keuangan. Tetapi manajemen Barcelona menempuh jalur hukum supaya kedua pemain tersebut bisa dimainkan.
AFPAPA YANG DIKATAKAN TEBAS?
“Bab 1 dari tragedi komedi ini. Banyak hal yang mengejutkan tentang tindakan pencegahan baru-baru ini,” cetus Tebas melalui akun X pribadinya.
“Pertama, kecepatan proses: Kecepatan yang tidak biasa yang tidak meminta pendapat apa pun dari LaLiga maupun RFEF. Kedua, melupakan resolusi sebelumnya: mengabaikan keputusan sebelumnya dari CSD dan pengadilan.
“Ketiga, pernyataan kurangnya kompetensi Komite Pemantauan: keputusan ini menunjukkan kurangnya pengetahuan yang mendalam tentang bagaimana pra persetujuan dan lisensi kuasi-definitif dikelola. Apakah tidak ada perjanjian sebelumnya di lembaga-lembaga ini?”
LEBIH JAUH LAGI
Tebas menambahkan, keputusan CSD keluar dari permasalahan sesungguhnya tentang pendaftaran pemain.
“Tidak disebutkan sama sekali pasal-pasal peraturan RFEF yang mencegah pemberian lisensi kepada pemain, yang merupakan kunci masalah, dan bukan kontrol ekonomi. Apakah ini kelalaian yang disengaja?,” tanya Tebas.
“Jelas dengan tindakan pencegahan ini, CSD bertentangan dengan apa yang dinyatakan dalam alasan Undang-Undang Olahraga, yang memuji kontrol ekonomi LaLiga. Kontrol ini, yang dikagumi di seluruh dunia, telah menjadi kunci untuk menyelamatkan banyak klub bersejarah dari kehancuran dan mencapai kompetisi terpadu di dalam dan luar lapangan.”
“Namun, CSD mempertanyakan hal ini, sekali lagi menunjukkan kurangnya pengetahuan tentang dampak keputusannya (yang bukan pertama kalinya).”

