“Itu akan selalu terngiang di kepala saya. Tapi Anda tidak bisa benar-benar berkutat pada masa lalu. Sepakbola adalah olahraga terindah yang pernah ada. Tapi itu juga bisa menjadi olahraga paling kejam yang pernah ada. Itulah mengapa kita memainkannya, untuk emosi yang ekstrem,” tutur Miller dinukil laman Edinburgh News.
“Tapi saya siap dan bertekad untuk menebus kesalahan saya, memperbaikinya. Saya melakukannya dengan mengabaikan masa lalu, dan berfokus pada apa yang ada di depan saya.”