Atap rusak Indomilk ArenaRizkaart Cendradiputra (GOAL)

Imbas Atap Stadion Rusak, Persita Tangerang Pastikan Jamu Arema FC Di Banten

Keputusan itu diambil menyusul insiden angin puting beliung yang menerjang wilayah Indomilk Arena pada Senin (30/3) sore WIB. Musibah itu membuat atap stadion di tribun VIP dan terowongan penghubung pemain rusak berat, serta papan iklan LED berjatuhan di sisi lapangan.

Pihak klub pun mengambil langkah cepat. Presiden Ahmed Zaki Iskandar meninjau kondisi terkini Indomilk Arena pada Rabu (1/4) pagi WIB. Dalam kesempatan itu, Zaki didampingi PT Gelora Mandiri Tangerang (GMT) selaku pengelola, serta Security Officer I League, Adi Nugroho.

  • Ahmed Zaki Iskandar - Presiden Persita TangerangRizkaart Cendradiputra (GOAL)

    Status Dua Laga Kandang

    Zaki menuturkan dirinya terus berkoordinasi dengan pihak terkait, demi kelancaran laga kandang terdekat Pendekar Cisadane, yaitu melawan Arema FC, Jumat (10/4) dan Bali United, Kamis (23/4).

    Jika laga melawan Arema dipastikan bermain di BIS, maka Zaki berharap Persita bisa menjamu Bali United di Indomilk Arena walau pengerjaan atap belum tuntas.

    "Hari ini kami dari GMT dan Persita termasuk dari PT Liga sudah melihat kondisi kejadian di Stadion Indomilk. Dan kita putuskan nanti mungkin pertandingan tanggal 10 kita akan bermain di BIS," kata Zaki.

    "Tapi yang tanggal 23 kita akan pastikan kerangka struktur dari atap ini semua sudah turun, aman untuk dipakai, dipergunakan pertandingan home di tanggal 23 April," imbuhnya.

    "Tinggal nanti kita minta approval dari Liga apakah memungkinkan atau tidak. Atau kita pasang untuk atap temporer dulu nanti di sini dengan struktur baja. Seperti apa nanti yang kita bisa lakukan, kita akan selalu konsultasi dengan Liga."

  • Iklan
  • Atap rusak Indomilk ArenaRizkaart Cendradiputra (GOAL)

    Renovasi Butuh Waktu

    Zaki menjelaskan pihaknya tidak bisa serta merta melakukan renovasi stadion mengingat harus dinilai lebih dulu oleh pihak asuransi dan menunggu arahan dari pemerintah daerah.

    "Dan ini pun nanti akan tergantung dengan pihak asuransi, berapa yang akan diganti klaimnya. Karena ini juga sengaja LED yang jatuh-jatuh ini belum dirapikan," ujarnya.

    " Karena kita tunggu evaluasi dari pihak asuransi dulu. Ya beruntungnya kita punya asuransi di bangunan ini. Jadi nanti akan tergantung dengan tahapan-tahapan pembangunan dari pihak asuransi."

    "Untuk mempercepat proses perizinan yang kita lakukan ke Pemda Kabupaten sebagai pemilik aset. Sudah akan kita lakukan dari sekarang mungkin," beber Zaki.

  • Penilaian I League

    Pihak I League yang diwakili Adi Nugroho memberikan respons terkait musibah ini. Adi memastikan tidak akan ada penundaan laga dan menyampaikan ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam mengantisipasi kejadian ini.

    "Pertama adalah adanya asuransi yang mengkover ini itu. Tentu menjadi contoh kepada pengelola stadion. Yang kedua terkait event berikutnya, dengan kompetisi kami sepakat bahwa perlu dinilai ulang mengenai kerawanan, pengecekan lampu, giant screen dan juga atap," jelas Adi.

    "Yang berikutnya, kalaupun memang sudah klir berarti bisa di sini tanpa atap, tapi kami harus bekerja sama ataupun melaporkan kepada pihak kepolisian untuk mengecek penilaian resiko pada tahap pasca kejadian."

    "Sementara enggak sama, enggak ada (perubahan jadwal). Dari kompetisi tidak ada perubahan karena kalau satu jadwal berubah tentu akan selanjutnya berubah," pungkasnya