- Port FC melanjutkan hasil positif
- Asnawi menyaksikan laga dari bangku cadangan
- Bek Singapura tampil sebagai starter
Port FCAsnawi Mangkualam Bahar Panaskan Bangku Cadangan, Duo Singapura Tampil
APA YANG TERJADI?
Penggawa timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar harus puas jadi penonton ketika Port FC mempermalukan tuan rumah BG Pathum United dengan skor 3-1 di Stadion BG, Sabtu (27/4) malam WIB, dalam lanjutan Thai League.
Pelatih Rangsan Vicatchaichok memasukkan nama Asnawi ke dalam daftar susunan pemain. Namun Asnawi masih kesulitan tampil secara reguler, karena Rangsan tidak memainkan kapten timnas senior tersebut hingga peluit panjang ditiupkan wasit.
Sementara arsitek BG Phantum Makoto Teguramori menurunkan bek Singapura Irfan Fandi sebagai starter. Teguramori kemudian memasukkan adik Irfan, Ikhsan, pada menit ke-61 untuk menggantikan Danilo Alves.
BG Phantum sempat unggul lebih dulu melalui tendangan penalti Freddy Alvarez pada menit ke-15. Namun Port FC mampu membalikkan keadaan lewat gol Barros Tardeli di menit ke-27, Felipe Amorim (34), dan Teerasak Poeiphimai (82).
GAMBARAN BESAR
Kemenangan ini sangat penting bagi Port FC, karena mempertahankan peringkat ketiga klasemen sementara dengan 47 poin, sekaligus memperlebar jarak dengan BG Phantum yang berada satu setrip di bawahnya. Port FC kini unggul empat angka dari pesaingnya tersebut.
SELANJUTNYA BUAT BG PATHUM DAN PORT FC
BG Pathum selanjutnya berusaha bangkit ketika mereka melakoni laga tandang melawan peringkat enam klasemen sementara Ratchaburi, Sabtu (4/5) malam WIB. Sedangkan Port FC menjamu tim yang sedang berada di zona degradasi, Chonburi FC, di Stadion PAT, Minggu (5/5) sore WIB.
SUSUNAN PEMAIN
BG Pathum: Pisan Dokmaikeaw; Wattanakorn Sawatlakhorn, Jakkaphan Praisuwan, Irfan Fandi, Santipharp Channgom, Phitiwat Sookjitthammakul, Kritsada Kaman, Sarach Yooyen, Apisit Sorada, Freddy Alvarez, Danilo Alves.
Port FC: Somporn Yos; Kevin Deeromram, Chalermsak Aukkee, Frans Putros, Suphanan Bureerat, Tanaboon Kesarat, Noboru Shimura, Bordin Phala, Worachit Kanitsribumphen, Felipe Amorim, Barros Tardeli.



