Meskipun memiliki latar belakang yang sangat impresif dan lemari trofi yang mengesankan, musim ini di Munich, Goretzka mengalami penurunan yang signifikan dalam perannya sebagai pemain inti yang tak terbantahkan. Selama musim ini, gelandang tersebut telah tampil dalam total 32 pertandingan di semua kompetisi, termasuk 21 pertandingan di Bundesliga dan enam di Liga Champions. Namun, hanya 17 di antaranya sebagai starter, karena ia hanya mencatatkan 1.457 menit bermain total sambil mencetak dua gol.
Perubahan dinamis ini di Allianz Arena telah membuat kepergiannya yang akan datang menjadi langkah logis dan saling menguntungkan bagi pemain dan klub. Seiring dengan mendekatnya jendela transfer musim panas, destinasi akhirnya kemungkinan besar akan menentukan domino pertama yang jatuh di pasar. Baik Arsenal maupun Inter tampaknya siap untuk melakukan komitmen finansial yang signifikan untuk mendapatkan pemain dengan kualitas tak terbantahkan dan pengalaman Eropa yang luas.