Berita Pertandingan
Winners & losers

Piala Dunia Klasik! Pemenang & Pecundang Saat Argentina Kalahkan Belanda Untuk Lolos Ke Semi-Final

07.17 WIB 10/12/22
Lionel Messi Argentina Netherlands shootout 2022 World Cup HIC 16:9
Albiceleste harus melalui pertandingan yang menguras emosi lawan Belanda untuk memastikan tiket lolos ke fase empat besar Piala Dunia.

Pertandingan luar biasa! Banyak gol tercipta. Dan, pada akhirnya, Argentina memenangkan drama adu penalti mengalahkan Belanda 4-3 untuk melaju ke semi-final Piala Dunia.

Belanda jelas kesal ketika Lautaro Martinez mengonversi tendangan penalti yang menentukan, dengan Denzel Dumfries terlihat marah. Ia menghabiskan dua menit dalam perbincangan serius dengan wasit, Antonio Miguel Mateu Lahoz.

Untuk saat ini, Argentina dapat menikmati kesuksesan mereka. Argentina memimpin 2-0 berkat kegeniusan dan ketenangan Lionel Messi, yang menciptakan gol pembuka Nahuel Molina dengan operan tanpa melihat terbesar yang pernah dilihat turnamen ini sejak Andrea Pirlo pada 2006, dan kemudian mencetak gol penalti untuk menegaskan keunggulan timnya.

Namun, Belanda pantang menyerah. Louis van Gaal, pelatih genius di turnamen terakhirnya sebagai bos Belanda, memutuskan untuk melakukan perubahan di fase akhir laga dengan memasukkan Luuk de Jong dan Wout Weghorst.

Perjudiannya terbayar, dengan Weghorst memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan dengan dua gol telatnya yang menyamakan skor.

Momentumnya ada di Belanda tetapi suporter tetap tak kenal lelah mendukung Argentina, dan mereka memainkan peran mereka dalam kemenangan adu penalti yang disambut dengan sukacita setelah Lautaro mencetak gol penentu dari titik putih.

Di bawah ini, GOAL, mengulas semua pemenang dan pecundang dari pertandingan mendebarkan di Lusail Stadium...

  • Lionel Messi run Argentina Netherlands 2022 World Cup

    PEMENANG: Raja Assist Piala Dunia

    Bagaimana caranya melihat operan itu? Jawaban mudahnya adalah: Lionel Messi; tentu saja ia melihat laju kawannya. Itu yang ia lakukan.

    Kita berbicara tentang seorang genius yang sekarang memiliki lebih banyak assist di fase gugur Piala Dunia daripada siapa pun sejak 1966, dengan total lima assistnya sekarang ini membuatnya unggul satu dari Pele.

    Sangat menarik untuk mendengar Keanu Baccus mengakui setelah pertemuan Australia dengan Argentina bahwa menghadapi Messi adalah pengalaman yang benar-benar luar biasa, karena pemain no.10 yang mungil itu luar biasa.

    "Ia terlihat tidak nyata di lapangan," katanya. "Sejujurnya ia terlihat seperti patung lilin."

    "Sungguh nyata betapa bagus dirinya yang sebenarnya dan bagaimana ia mengamati pertandingan, mempelajari pertandingan dan menghadapinya sendiri."

    "Ini sangat istimewa karena tidak banyak orang yang bisa melakukan itu. Terima bola dari mana saja di lapangan dan mendukung diri Anda sendiri, percaya diri untuk menyerang lawan dan melanjutkan permainan."

    Melawan Belanda, Messi memberikan demonstrasi menakjubkan lainnya dari kemampuan manusia super yang luar biasa untuk mengetahui dengan tepat di mana setiap rekan-rekannya berada di lapangan pada waktu tertentu.

    Memang, yang luar biasa dari assistnya untuk gol Molina adalah sama sekali tidak melihat arah pergerakan rekannya karena seperti sudah tahu ke mana bola akan diopernya.

    Inilah sebabnya, seperti yang ditunjukkan oleh Jorge Valdano, para pemain Argentina berusaha keras untuk mendapatkan bola, bahkan saat ia dikelilingi oleh lawan. Karena Messi melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat orang lain.

  • Nahuel Molina Lionel Messi Argentina Netherlands 2022 World Cup

    PEMENANG: Nahuel Molina

    Seperti yang dikatakan Nahuel Molina kepada GOAL tahun lalu, Messi adalah idola masa kecilnya.

    "Karena saya bukan bek kanan saat masih muda," jelasnya. "Saya bermain lebih jauh ke depan, melebar, jadi saya mencintai Messi, dan bukan karena saya mirip dengannya atau apa pun, cuma karena ia adalah pemain hebat, di level yang berbeda dari semua orang!"

    Jadi, saat Molina dipanggil ke skuad Argentina untuk pertama kalinya, rasanya "seperti mimpi yang menjadi kenyataan".

    Lalu, bagaimana rasanya pemain berusia 24 tahun itu menerima umpan dari idolanya untuk membuka skor di perempat-final Piala Dunia melawan Belanda?

    Aman untuk menganggap bahwa Nahuel Molina tidak akan pernah melupakan gol internasional pertamanya.

  • German Pezzella Argentina Netherlands 2022 World Cup

    PECUNDANG: German Pezzella

    German Pezzella menjadi pemain yang paling lega ketika melihat penalti Lautaro masuk. Seandainya Argentina tersingkir di sini, bek Real Betis itu tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri.

    Argentina memenangkan pertandingan di waktu normal. Mereka hanya perlu menghadapi satu serangan terakhir Belanda dan bola sudah setengah diamankan. Weghorst menyambut bola, tapi ia membelakangi gawang. Ancamanya tidak besar. Namun Pezzella dengan bodohnya menerjang striker Belanda itu dari belakang, membuat lawan mereka bisa menyamakan kedudukan dari momen tendangan bebas...

  • Wout Weghorst Netherlands Argentina 2022 World Cup

    PEMENANG: Kecerdikan Belanda

    Tidak ada yang cantik atau canggih tentang bagaimana Belanda bisa bangkit dan mengejar ketertinggalan. Ini bukan Belanda tahun 1970-an, ini Wimbledon tahun 1980-an.

    Dari Total Football ke Rute Satu. Dan itu berhasil.

    Van Gaal menempatkan dua pemain bertubuh besar di depan dan menginstruksikan para pemainnya untuk mengirim bola ke dalam kotak lawan. Gol pertama Wieghorst datang dari umpan silang dari sayap kanan dan ia juga yang mendapatkan tendangan bebas berbuah gol penyama kedudukan dari Belanda.

    Pujian untuknya, meski pun: gol penyama skor adalah langkah genius. Dengan gerakan yang sudah sering dilatih, Steven Berghuis berpura-pura menembak sebelum Teun Koopmeiners dengan cerdik menggulirkan bola rendah ke dalam kotak untuk dituntaskan oleh Weghorst. Itu merupakan momen yang cerdik.

  • Lionel Scaloni Argentina Netherlands 2022 World Cup

    PEMENANG: Reputasi kepelatihan Scaloni

    Pertanyaan besar sebelum pertandingan adalah bagaimana pelatih Argentina itu akan mengatur timnya. Akan ada godaan untuk memasang kembali Angel Di Maria untuk bermain bersama Messi dan Julian Alvarez di depan, tetapi Scaloni malah memilih untuk membuang formasi 4-3-3 yang biasanya dan gantinya memilih skema 3-5-2 yang ia pakai selama babak kedua dalam kemenangan atas Australia di babak 16 besar.

    Perubahan sistem terbayar. Dengan meniru formasi Van Gaal, Argentina mampu sepenuhnya meniadakan ancaman yang ditimbulkan oleh Denzel Dumfries dan Daley Blind. Memang, sebenarnya bek sayap Argentina yang terbukti menentukan pada malam itu, dengan Molina secara cerdik menerobos untuk mencetak gol sebelum Marcos Acuna memenangkan penalti yang membuat Messi menjadikan skor 2-0.

    Belanda membalikkan keadaan, tentu saja, tetapi dengan pendekatan pertanian yang tidak pernah bisa diantisipasi Scaloni datang dari Van Gaal. Scaloni juga pantas mendapat pujian besar karena entah bagaimana menenangkan para pemainnya pada saat mereka tampaknya kehilangan akal.

    Ada kans untuk Belanda bangkit dan membalikkan situasi, namun Argentina tidak hanya mendominasi perpanjangan waktu tetapi juga menjaga ketenangan terbaik mereka dalam adu penalti. Scaloni mendapat kritikan selama turnamen ini, namun ini adalah malam di mana ia membuktikan kecerdasan taktis dan keterampilan manajemen timnya dalam situasi yang paling sulit.

  • Leandro Paredes Argentina Netherlands 2022 World Cup

    PECUNDANG: Disiplin

    Ini mungkin tidak akan dikenang sebagai pertandingan paling rusuh dalam sejarah Piala Dunia. Battle of Santiago masih lebih rusuh. Tapi yang mengejutkan adalah ada banyak kartu yang muncul di laga ini (15) daripada pertandingan mana pun di Piala Dunia sebelumnya.

    Benar-benar mengejutkan bahwa tidak ada lagi, mengingat kami melihat setidaknya juga ada bentrok antarpemain di lapangan, pemain saling melakukan provokasi bahkan sampai adu penalti...

  • Denzel Dumfries Netherlands Argentina 2022 World Cup

    PECUNDANG: Denzel Dumfries

    Ini adalah malam yang harus dilupakan Denzel Dumfries, tetapi kecil kemungkinannya ia bisa melakukan itu. Selain bermain tanpa ancaman serangan seperti yang ia lakukan melawan AS, dia juga yang menyebabkan penalti untuk Argentina.

    Dumfries tampak tidak tenang, selama babak tambahan, dan sampai di adu penalti ketika ia berulang kali berusaha untuk mendorong pemain Argentina saat mereka berjalan menuju kotak penalti untuk melakukan tendangan penalti.

    Kekalahan ini jelas menjadi pukulan telak bagi bek kanan Belanda itu. Memang, selepas laga berakhir ia tampak tenang dan berbincang denga Lautaro rekan setimnya di Inter Milan. Namun ketenangannya tidak muncul saat laga dengan ada momen ia memprotes wasit Lahoz.

  • Lautaro Martinez Argentina Netherlands 2022 World Cup

    PEMENANG: Keberanian Lautaro Martinez

    Yah, Messi mengatakannya.

    Ia bersikukuh bahwa Lautaro Martinez, untuk semua kesalahannya dalam kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi, dan kesalahannya yang mengerikan melawan Australia, masih memiliki peran "sangat penting" untuk dimainkan di Piala Dunia Argentina.

    Dan itu terbukti, dengan Lautaro secara tenang mengeksekusi penalti yang menentukan untuk merancang laga semi-final lawan Kroasia. Tekanan pada Lautaro sangat besar saat ia melangkah, mengingat Enzo Fernandez baru saja membuka peluang bagi Belanda untuk membalikkan keadaan di adu penalti. Tapi ia menjaga keberaniannya dengan luar biasa untuk mencetak penalti yang sangat krusial.

  • Emiliano Martinez

    PEMENANG: Emiliano Martinez

    Saat Lautaro mencetak gol penalti penentu kemenangan, semua pemain Argentina mengejar sang striker. Tapi ada satu yang berbeda. Messi Messi langsung menuju ke Martinez, yang sudah berbaring telentang di lapangan.

    Itu adalah apresiasi yang indah bagi sang penjaga gawang yang perannya untuk tim kerap diabaikan. Ia akan mendapatkan banyak pujian malam ini, setelah menyelamatkan dua dari empat penalti Belanda untuk memberi negaranya keunggulan penting dan akhirnya menentukan dalam adu penalti. Memang, sungguh luar biasa melihat Martinez memimpin selebrasi di depan para pendukung fanatik Argentina setelah peluit akhir dibunyikan di Lusail.

  • Argentina fans Netherlands 2022 World Cup

    PEMENANG: Suporter Argentina

    Malam yang luar biasa untuk Argentina!

    Fans Albiceleste merayakan dengan liar di tribune bahkan ketika pertandingan belum dimulai. Mengapa? Karena kekalahan mengejutkan Brasil dari Kroasia di perempat-final. Suporter Argentina yang sudah hadir berkumpul di sekitar mereka yang menonton dari ponsel mereka adu penalti di Education City Stadium, jadi ada sorakan kegembiraan ketika Marquinhos melewatkan tendangan penalti yang menentukan hingga membuat Selecao tersingkir.

    Mereka tidak hanya mendapatkan kegembiraan dari kesengsaraan rival besar mereka. Tersingkirnya Brasil membuat jalan Argentina ke final menjadi sedikit lebih mudah. Kroasia memang tidak boleh diremehkan, tentu saja. Mereka merupakan runner-up empat tahun lalu dan tetap akan dipandang sebagai tim yang berbahaya.

    Namun Luka Modric & Co. dihajar Brasil selama hampir 120 menit. Mereka sangat beruntung untuk lolos, sama seperti mereka melawan Jepang di babak 16 besar. Orang bertanya-tanya apakah mereka akan dapat terus menunggangi keberuntungan mereka, mengingat betapa lelahnya superstar mereka yang sudah tua ketika semi-final bergulir.