"Saya dan para pemain saya biasanya menghormati kontrak; kontraknya masih tersisa dua tahun dan dia sangat mencintai Inter. Saat ini dia tidak berpikir untuk pindah ke klub lain, namun jika ada klub yang tertarik dan penawarannya memuaskan baik klub maupun sang pemain, kita bisa duduk bersama untuk membicarakannya. Tapi saat ini belum ada negosiasi. Dalam hidup ada berbagai momen, baik dan buruk. Secara pribadi, setahun terakhir ini sangat sulit baginya, tetapi dia berhasil melewatinya." Tullio Tinti, agen Alessandro Bastoni, untuk pertama kalinya sejak 2019—ketika bek kelahiran 1999 itu bergabung dengan Inter—membuka kemungkinan kepergiannya dari Inter.

DARI KALULU KE ZENICA, MUSIM YANG MUSTAHIL
Di tengah musim yang rumit dari segala sisi, Bastoni dan rombongannya tidak menutup kemungkinan untuk meninggalkan Milan: di lapangan, ada insiden simulasi yang menyebabkan pengusiran tidak adil terhadap Kalulu dalam Derby Italia pada 14 Februari lalu, siulan yang mengiringi hampir di semua stadion di Italia, serta kartu merah yang diterimanya saat membela tim nasional di Zenica dalam babak playoff yang kalah melawan Bosnia; di luar lapangan, ada tuduhan prostitusi anak. Singkatnya, tahun yang penuh tekanan ini bahkan dapat mengarah pada keputusan yang hingga beberapa bulan lalu tampak tak terbayangkan.
BARCELONA DAN RAL, SETAHUN YANG LALU
Sudah sejak akhir musim lalu, kepergiannya dari Inter tampak tak terelakkan,bahkan sudah dipastikan. Minat dari Barcelona dan Real Madrid memang nyata, dan kepindahannya hampir dipastikan. Namun, tawaran yang memuaskan bagi klub Nerazzurri tak pernah datang, dan sejak saat itu muncullah kepastian bahwa ia akan kembali sepenuhnya menjadi bagian dari rencana Inter. Klub asal Katalonia itu kembali mengajukan tawaran alternatif, tetapi hingga saat ini belum ada hal yang konkret.
AL HILAL DAN INZAGHI
Kini Simone Inzaghi mengincar Bastoni, yang tengah menjalani perombakan besar-besaran di Al Hilal dengan tujuan jelas untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara Arab Saudi yang hilang di detik-detik terakhir akibat kekalahan dari Al-Nassr milik Cristiano Ronaldo: mantan pelatih Inter Milan ini telah meminta informasi melalui mantan agennya, Tullio Tinti, namun belum mengajukan tawaran konkret baik kepada Bastoni maupun kepada Inter. Inzaghi dan Al-Hilal saat ini tidak dapat mengontrak Bastoni meskipun memiliki dana yang melimpah: berdasarkan peraturan internal Saudi Pro League, mereka harus terlebih dahulu mendaftarkan keluarnya seorang pemain asing, dan baru setelah itu mereka dapat merekrut pemain asing lainnya.
PERMINTAAN DARI INTER
Di sisi lain, Inter tetap waspada dan menunggu tawaran yang mungkin masuk, yang tentu saja harus dimulai dari 60/70 juta euro agar negosiasi dapat dimulai, sementara sang bek menginginkan kontrak yang sangat besar—sesuatu yang sama sekali tidak mustahil menurut standar Saudi. Bek berusia 27 tahun ini terikat kontrak dengan juara Italia hingga tahun 2028.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

