FBL-EUR-C1-BARCELONA-TRAININGAFP

Diterjemahkan oleh

Apakah kutukan itu akan terpecahkan? Ujian tak biasa bagi Flick saat menghadapi Atlético Madrid

Tak diragukan lagi, tim Barcelona yang dipimpin oleh Hans Flick tahu cara membalikkan keadaan setelah tertinggal dalam pertandingan-pertandingan besar. 

Sejak kedatangan pelatih asal Jerman itu ke Barcelona, kemampuan untuk membalikkan keadaan menjadi salah satu ciri khas tim Catalan tersebut. 

Dan sudah menjadi hal yang lumrah bagi Blaugrana untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meskipun sempat tertinggal di awal.

Hal itu telah terjadi sebanyak 10 kali musim ini, menurut situs resmi Barcelona, dan yang terakhir terjadi di Liga Spanyol di Stadion Metropolitano. Namun demikian, tim ini kini menghadapi ujian yang tidak biasa.

Baca juga:

Monaco mempertimbangkan langkah penting dengan Barcelona

Tuduhan manipulasi menimpa Barcelona terkait Rashford



  • Satu-satunya comeback yang tidak dicetak oleh Flick bersama Barcelona

    Satu-satunya jenis remontada yang belum berhasil dilakukan Barcelona di bawah asuhan Flick hingga saat ini adalah membalikkan hasil pertandingan sistem gugur setelah kalah pada leg pertama. 

    Namun, peluang itu terbuka besok Selasa saat bertandang ke markas Atletico Madrid, dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions, di Stadion "Riyadh Air - Wanda Metropolitano".

    Setelah kalah 0-2 di Stadion Camp Nou, tim Catalan ini menghadapi tantangan besar, namun mereka juga memiliki kesempatan untuk menunjukkan kekuatan dan ketangguhan mereka dalam menghadapi kesulitan.

  • Iklan
  • Apa yang terjadi di semifinal Copa del Rey?

    Sejak kedatangan Flick, Barcelona telah menjalani pertandingan sistem gugur dua leg, termasuk laga ini, di Liga Champions dan Copa del Rey. 

    Satu-satunya pertandingan leg pertama yang mereka kalahkan dalam laga-laga tersebut adalah saat melawan Atlético Madrid di semifinal Copa del Rey musim ini. 

    Namun, setelah kalah 4-0 di leg pertama, tim Catalan itu nyaris mencetak comeback bersejarah, tetapi hanya kurang satu gol untuk menyamakan kedudukan (3-0).

    Barcelona juga bermain imbang musim ini melawan Newcastle pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, sebelum memastikan lolos pada leg kedua.

  • Hasil imbang ini semakin memperjelas keunggulan Barcelona

    Kembali ke musim lalu; Barcelona menang tandang atas Benfica pada leg pertama babak 16 besar, meraih kemenangan telak atas Borussia Dortmund di perempat final, dan bermain imbang 3-3 dengan Inter Milan di semifinal.

    Di Copa del Rey musim lalu, juga melawan tim asuhan Simeone, leg pertama berakhir dengan hasil imbang yang menegangkan 4-4. 

    Gol Ferran Torres di Stadion Metropolitano membawa Barcelona lolos ke final dengan selisih yang sangat tipis. 

    Kali ini, tim Catalan tersebut membutuhkan setidaknya satu gol tambahan untuk memastikan lolos, hal yang tidak mustahil, mengingat pertandingan-pertandingan Barcelona dan Atletico belakangan ini sering diwarnai dengan banyak gol, meskipun pertahanan Rojiblancos terkadang terlihat terlalu defensif.

    Baca juga:

    Rafinha tak jauh dari kepergian... Sampai kapan Barcelona akan mengandalkan "solusi strategis" untuk bertahan?


  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google