SV Wehen Wiesbaden v FC Bayern Muenchen - DFB Cup: Round OneGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Apakah Bayern Munich dalam performa yang mampu meraih treble? Serge Gnabry, Harry Kane, dan kawan-kawan optimis tim Vincent Kompany bisa meraih clean sweep

  • Bayern mengincar treble

    Bayern Munich saat ini sedang menikmati musim yang luar biasa kuat, dengan target yang jelas untuk meraih treble yang didambakan sambil menunjukkan kekuatan dan kekompakan tim yang luar biasa di semua kompetisi. Tim Bavaria memimpin Bundesliga Jerman, dengan serangan terkuat di liga yang telah mencetak 88 gol dan pertahanan terkuat yang hanya kebobolan 23 gol sejauh ini. Di Liga Champions, mereka finis di posisi kedua pada fase grup dan kini akan menghadapi Atalanta di babak 16 besar. Dengan skuad yang hanya mengalami dua kekalahan sepanjang musim, rasa percaya diri yang semakin kuat terasa di dalam tim. Serge Gnabry menggambarkan perasaan ini dengan sempurna saat ia mengatakan kepada majalah klub 51: “Saya melihat kesamaan dengan tim pemenang tiga gelar pada 2020 – meskipun masih terlalu dini untuk pernyataan besar. Tapi bagi saya, atmosfer di tim saat ini adalah yang terbaik sejak saat itu.” Ia menambahkan, “Kemenangan selalu membantu, keyakinan pada sesuatu yang lebih besar muncul hampir secara otomatis.”

  • Iklan
  • Vincent Kompany Bayern 2026Getty Images

    Semangat tahun 2020 kembali

    Perbandingan dengan tim legendaris Hansi Flick pada tahun 2020 tidak dibuat sembarangan, namun skuad saat ini menegaskan bahwa persatuan mereka adalah hal yang nyata. Kapten Manuel Neuer, yang menjadi bagian dari kampanye treble-winning tersebut, dengan cepat menyoroti upaya kolektif di seluruh skuad. "Saat ini, setiap orang memainkan peran penting dalam tim. Semua merasa nyaman dan memberikan kontribusi mereka," ujarnya. Rasa tanggung jawab bersama ini telah menjadi ciri khas masa kepemimpinan Kompany sejauh ini. Para pemain
    Neuer juga merasakan ikatan unik di dalam grup. Bek Jepang Hiroki Ito mencatat sifat tanpa pamrih dari skuad saat ini, membandingkannya dengan nilai-nilai yang ditemukan di negaranya. "Penampilan kami mengingatkan saya pada mentalitas Jepang. Kami saling menghormati, berjuang untuk satu sama lain, dan memberikan segalanya untuk klub. Saya merasakan hal itu tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga dalam setiap sesi latihan," jelas Ito saat tim bersiap untuk pertandingan melawan Borussia Monchengladbach.

  • Keharmonisan taktis Kompany

    Di luar suasana di luar lapangan, koneksi di lapangan sedang mencapai puncaknya. Harry Kane, yang sedang dalam performa yang mengesankan, percaya tim akhirnya mulai bersatu. "Semakin sering saya bermain bersama mereka, semakin baik saya memahami rekan-rekan setim saya. Para pemain saling memahami dan prosesnya dengan lebih baik, merasa lebih nyaman dalam posisi dan pergerakan mereka," kata striker tersebut. Kimia ini terlihat jelas dalam kemenangan dramatis 3-2 mereka melawan Borussia Dortmund.

    Konrad Laimer mengapresiasi manajer atas kemampuannya mempertahankan level performa tinggi melalui kompetisi yang adil. "Setiap orang merasa: Jika kamu bertahan dan bermain baik, kamu akan mendapat kesempatan. Pada akhirnya, semua orang dibutuhkan," ujar Laimer. Dengan menjaga tim dalam tekanan namun tetap menjaga semangat tinggi, Kompany memastikan bahwa pemain cadangan sama siapnya untuk tampil seperti bintang-bintang utama.

  • Borussia Dortmund v FC Bayern München - BundesligaGetty Images Sport

    Perburuan keabadian

    Rekor individu juga semakin memanas di Munich. Dengan 30 gol dalam 24 pertandingan, Kane membidik rekor musim tunggal Robert Lewandowski sebanyak 41 gol, meskipun kesuksesan tim tetap menjadi prioritas utamanya. "Ketika Anda memulai sebuah seri, momentum terbentuk. Lalu Anda merasa hampir tak terbendung," kata Kane. Momentum inilah yang diharapkan Bayern akan membawa mereka melewati minggu-minggu krusial musim ini saat mereka memburu dominasi di level Eropa dan domestik.

    Namun, skuad tetap waspada untuk tidak mengendurkan tekanan meskipun memiliki keunggulan nyaman di puncak klasemen. "Kami memiliki keunggulan 11 poin beberapa minggu lalu dan kami melihat betapa cepatnya hal itu bisa berubah dalam dua hasil pertandingan," peringatkan Kane, menekankan pentingnya konsistensi. 

0