Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FC Barcelona v Rayo Vallecano de Madrid - LaLiga EA SportsGetty Images Sport
Diterjemahkan oleh

Apa yang berubah di "La Liga"? Barcelona semakin dekat untuk mendapatkan kembali kebebasannya

Manajemen FC Barcelona semakin mendekati pencapaian aturan keseimbangan keuangan (1:1) yang ditetapkan oleh Liga Spanyol (La Liga), setelah lima tahun menghadapi kesulitan keuangan yang membatasi kemampuannya untuk merekrut pemain secara bebas.

Tanggapan positif diterima oleh manajemen baru Barcelona, di bawah kepemimpinan Joan Laporta yang baru-baru ini terpilih sebagai presiden klub, dan hal ini dipandang sebagai langkah penting menuju pemulihan kebebasan finansial penuh Barcelona, setelah bertahun-tahun menghadapi pembatasan yang ketat, 

Baca selengkapnya:

Kelonggaran Flick dan keluhan FIFA... Laporta menggambarkan masa depan Barcelona

Usulan Flick tidak akan dilaksanakan.. Piala Dunia mengubah rencana musim panas Barcelona


  • Tanda-tanda positif dalam laporan keuangan Barcelona

    Klub asal Catalunya tersebut telah menyerahkan laporan keuangan sementara yang diminta kepada Asosiasi Liga Spanyol "La Liga", yang menunjukkan perkiraan pendapatan melebihi anggaran yang disetujui sebesar 1,075 miliar euro hingga 30 Juni mendatang.

    Peningkatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, terutama keberhasilan tim mencapai perempat final Liga Champions, yang menjamin 100,34 juta euro dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), serta peningkatan pendapatan dari sponsor, penjualan tiket, dan produk promosi.

    Saat ini, ada rasa lega di kalangan manajemen Barcelona setelah semua indikator keuangan ditafsirkan secara positif oleh Asosiasi Liga, tanpa adanya penolakan atau tekanan dari klub-klub pesaing, berbeda dengan apa yang terjadi pada Atletico Madrid dua tahun lalu.

  • Iklan
  • Lewandowski... Kunci terpenting dalam persamaan ini

    Jika Robert Lewandowski tidak memperpanjang kontraknya, klub akan menghemat sekitar 40 juta euro dari gajinya dan penyusutan aset. Namun, jika kontraknya diperpanjang, hal itu akan dilakukan dengan gaji yang lebih rendah, yang berarti gajinya tidak akan berdampak negatif terhadap batas gaji total.

    Hal ini disebabkan karena pemain asal Polandia tersebut turut berkontribusi dalam mendukung klub secara finansial saat bergabung di masa pandemi Covid-19 dengan kontrak bergaji tinggi, sehingga sebagian besar gajinya dihitung sebagai bagian dari "dana fair play".

    Gaji pemain Denmark, Andreas Christensen, juga mencapai sekitar 25 juta euro, dan dapat dihitung dengan cara yang sama untuk mendukung aturan 1:1.

  • Pernyataan-pernyataan sebelumnya menimbulkan kekhawatiran... lalu rasa lega

    Selama kampanye pemilihan, Ferran Olivi, mantan bendahara klub (yang mengundurkan diri pada 9 Februari bersama Juan Laporta dan delapan anggota lainnya), menegaskan bahwa Barcelona mengalami defisit antara 12 hingga 15 juta euro untuk memenuhi aturan 1:1 selama bursa transfer musim panas.

    Kini, setelah penyampaian laporan keuangan sementara, tampaknya klub hanya tinggal selangkah lagi untuk memulihkan kebebasan finansialnya sepenuhnya, yang merupakan perkembangan penting setelah bertahun-tahun terikat oleh pembatasan ketat yang diberlakukan berdasarkan peraturan fair play finansial.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Aturan 1:1... Tantangan yang ingin diatasi oleh Barcelona

    Aturan 1:1 di Liga Spanyol didasarkan pada prinsip dasar bahwa setiap euro yang dibelanjakan untuk transfer pemain baru harus diimbangi dengan satu euro yang masuk ke kas klub melalui penjualan pemain atau penghematan dalam gaji.

    Aturan ini merupakan salah satu mekanisme utama yang diberlakukan oleh "La Liga" untuk menjamin keseimbangan keuangan antar klub, dan hal inilah yang menghalangi Barcelona untuk melakukan transfer bebas besar-besaran selama lima tahun terakhir meskipun klub tersebut mengalami krisis keuangan yang parah.

    Saat ini, Barcelona berusaha mematuhi aturan ini melalui kombinasi peningkatan pendapatan, pengurangan gaji, dan pemanfaatan mekanisme "fair play" terkait beberapa kontrak lama seperti kontrak Robert Lewandowski.

    Jika klub berhasil mencapai keseimbangan yang dibutuhkan, mereka akan mendapatkan kembali kebebasan di bursa transfer, yang memungkinkan mereka memperkuat tim tanpa harus menjual pemain inti atau mengandalkan pinjaman tambahan, yang merupakan langkah krusial menuju stabilitas keuangan jangka panjang.