Getty
Getty Images SportMadrid tersingkir dari persaingan Copa del Rey
Alvaro Arbeloa mendapatkan debut pahit bersama Real Madrid ketika tim besutannya gagal melangkah lebih jauh di Copa del Rey selepas ditaklukkan Albacete di babak 16 Besar, Kamis (15/1) dini hari WIB. Pelatih anyar Los Blancos itu pasang badan atas kekalahan 3-2 dari tim Segunda Division tersebut, termasuk dalam menentukan komposisi pemain, maupun perubahan lainnya. Kendati demikian Arbeloa optimistis bisa bangkit dari hasil memalukan itu, dan tidak perlu memberikan penjelasan kepada Florentino Perez.
GettyArbeloa menyadari kepedihan fans Madrid
Pelatih berusia 42 tahun ini memadukan pemain muda akademi dengan beberapa penggawa senior, serta mengistirahatkan sejumlah bintang, di pertandingan tersebut.
“Di klub ini, hasil imbang selalu buruk, sebuah tragedi. Ini menyakitkan, dan saya yakin semua fans kami juga merasakan sakit hati. Kami tahu betapa sulitnya, kami melihatnya saat melawan Talavera. Saya yang bertanggung jawab, dan patut disalahkan. Mengenai susunan pemain dan perubahan, saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain. Sekarang saatnya untuk memulihkan diri untuk hari Sabtu,” tutur Arbeloa dinukil laman AS.
“Saya tidak menyesal [menyimpan pemain bintang], saya akan melakukan hal yang sama lagi. Saya memiliki skuad yang fantastis, merupakan suatu kehormatan untuk melatih mereka. Saya yakin pemilihan skuad sudah tepat, dan saya akan melakukannya lagi seribu kali.”
“Saya memiliki skuad hebat yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Dengan hanya satu hari sebagai pelatih baru, sulit untuk melakukan semua yang saya minta dari mereka. Kami memiliki banyak pemain yang perlu kembali ke kondisi fisik puncak mereka.”
Getty Images SportSang pelatih merasa tak perlu memberi penjelasan ke Perez
Arbeloa juga ditanya bagaimana dia akan 'menjelaskan' kekalahan ini kepada presiden Madrid Florentino Perez, menginggat takluk dari tim yang sedang berjuang menghindari degradasi di Segunda Division sebagai hal memalukan.
“Dia tidak perlu penjelasan, dia lebih tahu tentang semua ini daripada saya. Dia tahu sejarah klub ini. Kami adalah klub pemenang. Kami telah mengalami kekalahan yang menyakitkan, dan dari sini kami hanya menatap ke depan,” tegas Arbeloa.
“Pada konferensi pers kemarin saya mengatakannya. Saya tidak takut gagal. Dan saya mengerti siapa pun yang ingin menggambarkan kekalahan ini sebagai kegagalan. Kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan. Itu akan membuat saya lebih baik. Itu akan membuat kita semua lebih baik. Saya tidak takut gagal. Saya telah gagal berkali-kali dalam hidup saya, dengan eliminasi yang lebih sulit daripada ini.”
Apa selanjutnya untuk Madrid?
Tersingkirnya Madrid dari Copa Del Rey, kini Los Blancos mempertaruhkan nasib mereka di LaLiga dan Liga Champions. Arbeloa sekarang menatap kemenangan pertamanya bersama Madrid saat menjalani laga kandang dengan menjamu Levante di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (17/1) malam WIB, dan selanjutnya menyambut kedatangan AS Monaco di pertandingan fase grup Liga Champions di tempat yang sama, Rabu (21/1) dini hari WIB.
Iklan



